Kak, penonaktifan guru besar di UIN Palopo memang bikin kita penasaran. Apa yang terjadi sih? Kak pikir ini langkah administratif yang maksimal untuk mengatasi masalah yang sedang dialami. Nah, aku rasa ada yang salah lagi ya, ya tahu kak? Aku rasa mereka harus lebih fokus pada pelatihan dan pengembangan guru-guru di sana, bukan sekadar menonaktifkannya aja.
Aku tahu UIN Palopo memiliki reputasi yang bagus, tapi siapa tahu ada masalah kecil-kecilan yang tidak tercium. Aku pikir ini bisa jadi langkah untuk membersihkan segala sesuatu yang tidak perlu lagi di sana. Tapi, aku juga rasa mereka harus lebih teliti dalam membuat keputusan, ya. Gak perlu sekali berhenti sambil belum sih punya solusi yang jelas.
Kak tahu, aku sendiri memiliki pengalaman dengan orang tua yang bekerja di pemerintah, dan aku rasa ini juga sama kayak itu. Kadang-kadang, mereka harus melakukan beberapa langkah administratif yang kurang menyenangkan, tapi untuk kebaikan semua orang di sana.