Borussia Dortmund Siap Menghadapi Ujian di Signal Iduna Park, Niko Kovac Tekankan Intensitas
Dalam laga krusial melawan Inter Milan, Borussia Dortmund siap menghadapi ujian di markas mereka sendiri, Stadion Signal Iduna Park. Pelatih tim ini, Niko Kovac, menegaskan bahwa timnya sepenuhnya fokus pada permainan selama 90 menit dan mengendalikan hal-hal yang berada dalam jangkauan teknis tim.
"Yang penting adalah besok kita bermain dengan intensitas, agresivitas, dinamisme, dan energi," kata Kovac, menekankan pentingnya performa tim di lapangan. Menjelang laga besar ini, kovac memilih untuk bersikap realistis namun tetap ambisius.
Saat ini, Dortmund tertahan di peringkat ke-16 klasemen fase liga dengan hanya 11 poin dari tujuh pertandingan yang telah dijalani. Namun, Kovac menekankan bahwa timnya masih memiliki peluang untuk menembus babak 16 besar tanpa melalui jalur play-off.
Namun, ujian bagi Dortmund dipastikan tidak akan mudah. Inter Milan, yang menyambangi Jerman dengan status sebagai pemimpin klasemen Serie A, merupakan lawan yang memiliki kohesi tim sangat kuat. Kovac meminta anak asuhnya untuk ekstra waspada terhadap kolektivitas tim berjuluk Nerazzurri tersebut.
"Mereka sudah bersama dalam formasi ini selama beberapa tahun," ujar kovac memberikan analisisnya. "Mereka telah mempertahankan dominasi mereka, dan menerapkan permainan transisi dengan sangat baik."
Laga ini akan menjadi pembuktian bagi Dortmund apakah mereka mampu meredam dominansi transisi Inter Milan sekaligus menjaga asa mereka untuk terus melaju di kompetisi kasta tertinggi Benua Biru.
Dalam laga krusial melawan Inter Milan, Borussia Dortmund siap menghadapi ujian di markas mereka sendiri, Stadion Signal Iduna Park. Pelatih tim ini, Niko Kovac, menegaskan bahwa timnya sepenuhnya fokus pada permainan selama 90 menit dan mengendalikan hal-hal yang berada dalam jangkauan teknis tim.
"Yang penting adalah besok kita bermain dengan intensitas, agresivitas, dinamisme, dan energi," kata Kovac, menekankan pentingnya performa tim di lapangan. Menjelang laga besar ini, kovac memilih untuk bersikap realistis namun tetap ambisius.
Saat ini, Dortmund tertahan di peringkat ke-16 klasemen fase liga dengan hanya 11 poin dari tujuh pertandingan yang telah dijalani. Namun, Kovac menekankan bahwa timnya masih memiliki peluang untuk menembus babak 16 besar tanpa melalui jalur play-off.
Namun, ujian bagi Dortmund dipastikan tidak akan mudah. Inter Milan, yang menyambangi Jerman dengan status sebagai pemimpin klasemen Serie A, merupakan lawan yang memiliki kohesi tim sangat kuat. Kovac meminta anak asuhnya untuk ekstra waspada terhadap kolektivitas tim berjuluk Nerazzurri tersebut.
"Mereka sudah bersama dalam formasi ini selama beberapa tahun," ujar kovac memberikan analisisnya. "Mereka telah mempertahankan dominasi mereka, dan menerapkan permainan transisi dengan sangat baik."
Laga ini akan menjadi pembuktian bagi Dortmund apakah mereka mampu meredam dominansi transisi Inter Milan sekaligus menjaga asa mereka untuk terus melaju di kompetisi kasta tertinggi Benua Biru.