Fiersa Besari, musisi dan penulis yang terkenal di Indonesia, memutuskan untuk mencabut laporan kepolisian terkait kasus kecelakaan yang menimpa istrinya, Aqia, di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Kasus tersebut berlangsung pada Sabtu, 3 Januari 2026, ketika Fiersa dan Aqia hendak berangkat liburan ke Yogyakarta.
Pada saat itu, Aqia sedang mengeluarkan koper dari bagasi belakang mobil ketika sebuah mobil lain menabraknya dari belakang hingga membuat tubuhnya terhimpit di antara dua kendaraan. Fiersa sangat terkejut dan panik melihat kondisi istrinya yang kesakitan.
Namun, saat Fiersa melaporkan kejadian itu ke kantor polisi, ia merasa tidak puas dengan sikap pengemudi mobil penabrak, yang menawarkan uang damai sebesar Rp200 ribu untuk membuat Aqia tidak mengajukan tuntutan. Fiersa merasa marah dan meremehkan sikap tersebut.
Setelah diskusi bersama Aqia dan manajerannya, Fiersa memutuskan untuk mencabut laporan kepolisian dan tidak melanjutkan proses hukum terhadap pengendara mobil yang menabrak istrinya. Keputusan ini diambil karena Aqia tidak ingin kasus tersebut berlarut-larut dan harus menjalani proses hukum yang melelahkan.
Meski laporan dicabut, pihak kepolisian tetap memberikan sanksi berupa tilang serta penahanan STNK terhadap pelaku sebagai bentuk penegakan hukum. Fiersa memastikan kondisi istrinya dalam keadaan relatif aman usai menjalani pemeriksaan medis.
Pada saat itu, Aqia sedang mengeluarkan koper dari bagasi belakang mobil ketika sebuah mobil lain menabraknya dari belakang hingga membuat tubuhnya terhimpit di antara dua kendaraan. Fiersa sangat terkejut dan panik melihat kondisi istrinya yang kesakitan.
Namun, saat Fiersa melaporkan kejadian itu ke kantor polisi, ia merasa tidak puas dengan sikap pengemudi mobil penabrak, yang menawarkan uang damai sebesar Rp200 ribu untuk membuat Aqia tidak mengajukan tuntutan. Fiersa merasa marah dan meremehkan sikap tersebut.
Setelah diskusi bersama Aqia dan manajerannya, Fiersa memutuskan untuk mencabut laporan kepolisian dan tidak melanjutkan proses hukum terhadap pengendara mobil yang menabrak istrinya. Keputusan ini diambil karena Aqia tidak ingin kasus tersebut berlarut-larut dan harus menjalani proses hukum yang melelahkan.
Meski laporan dicabut, pihak kepolisian tetap memberikan sanksi berupa tilang serta penahanan STNK terhadap pelaku sebagai bentuk penegakan hukum. Fiersa memastikan kondisi istrinya dalam keadaan relatif aman usai menjalani pemeriksaan medis.