Dalam kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, ini telah dikonfirmasi korban pertama. Pesawat tersebut disewa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan memiliki capacity 48 penumpang.
Pada Minggu lalu, tim SAR gabungan berhasil menemukan dua jasad korban di dalam jurang Gunung Bulusaraung. Dua jasad ditemukan dengan kedalaman sekitar 200 meter dari puncak gunung dan 500 meter dari puncak pada hari Senin berikutnya.
Korban pertama yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki, sedangkan korban kedua berjenis kelamin perempuan. Evakuasi tim SAR masih terus dilakukan dengan menggunakan teknik rappelling yang berisiko tinggi di medan ekstrem tersebut.
Proses evakuasi dua jasad korban yang sudah ditemukan berhasil selesai pada Selasa lalu, yaitu di RS Bhayangkara Makassar. Sementara itu, tim SAR masih mencari delapan korban lainnya yang belum ditemukan dan berharap cuaca cerah pada pagi hingga siang hari dapat mempercepat proses evakuasi.
Selain itu, tim SAR juga telah menemukan sejumlah barang dan dokumen diduga milik korban kecelakaan pesawat 42-500.
Pada Minggu lalu, tim SAR gabungan berhasil menemukan dua jasad korban di dalam jurang Gunung Bulusaraung. Dua jasad ditemukan dengan kedalaman sekitar 200 meter dari puncak gunung dan 500 meter dari puncak pada hari Senin berikutnya.
Korban pertama yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki, sedangkan korban kedua berjenis kelamin perempuan. Evakuasi tim SAR masih terus dilakukan dengan menggunakan teknik rappelling yang berisiko tinggi di medan ekstrem tersebut.
Proses evakuasi dua jasad korban yang sudah ditemukan berhasil selesai pada Selasa lalu, yaitu di RS Bhayangkara Makassar. Sementara itu, tim SAR masih mencari delapan korban lainnya yang belum ditemukan dan berharap cuaca cerah pada pagi hingga siang hari dapat mempercepat proses evakuasi.
Selain itu, tim SAR juga telah menemukan sejumlah barang dan dokumen diduga milik korban kecelakaan pesawat 42-500.