Kejadian anak balita berusia tiga tahun lompat dari balkon lantai dua kontrakan di Rawa Bunga, Jatinegara Jakarta Timur ini memang mengejutkan banyak orang. Lalu apa yang terjadi dengan kejadian itu? Kekeliruan masyarakat menyebabkan warga sering melapor ke polisi, sehingga polisi lebih cepat segera mengambil tindakan untuk menyelamatkan anak balita tersebut.
Kejadian ini berawal dari unggahan di medsos Facebook yang memperlihatkan seorang anak kecil terjatuh dari lantai dua rumah. Setelah itu, polisi langsung melakukan penyelidikan untuk memastikan lokasi dan peristiwa tersebut. Lokasi yang ditemukan adalah sebuah rumah kontrakan di wilayah Rawa Bunga, Jatinegara.
Rumah itu dikunci dari luar oleh ibunya. Saat petugas polisi mengetuk pintu, tidak ada yang bisa membuka sehingga akhirnya dibantu warga untuk membuka paksa. Saat pintu berhasil dibuka dan petugas menemukan salah satu anak sudah dalam kondisi terluka akibat terjatuh dari lantai dua.
Di dalam rumah, polisi menemukan kondisi lingkungan yang tidak aman bagi anak-anak karena terdapat colokan listrik, kompor, dan peralatan rumah tangga lain tanpa pengawasan orang dewasa. Sang ibu disebut sempat terlibat pertengkaran dengan teman dekatnya yang tinggal satu rumah sebelum kejadian balita jatuh dari balkon.
Rumah ini diduga ditinggalkan anak-anak tersebut di luar, bahkan ada yang melaporkan bahwa mereka sering mendengar anak-anak itu berteriak meminta makan. Ketiga anak tersebut adalah PI (8) dan GKI (2), serta AC (3), yang merupakan anak kedua dari tiga bersaudara.
Kejadian ini berawal dari unggahan di medsos Facebook yang memperlihatkan seorang anak kecil terjatuh dari lantai dua rumah. Setelah itu, polisi langsung melakukan penyelidikan untuk memastikan lokasi dan peristiwa tersebut. Lokasi yang ditemukan adalah sebuah rumah kontrakan di wilayah Rawa Bunga, Jatinegara.
Rumah itu dikunci dari luar oleh ibunya. Saat petugas polisi mengetuk pintu, tidak ada yang bisa membuka sehingga akhirnya dibantu warga untuk membuka paksa. Saat pintu berhasil dibuka dan petugas menemukan salah satu anak sudah dalam kondisi terluka akibat terjatuh dari lantai dua.
Di dalam rumah, polisi menemukan kondisi lingkungan yang tidak aman bagi anak-anak karena terdapat colokan listrik, kompor, dan peralatan rumah tangga lain tanpa pengawasan orang dewasa. Sang ibu disebut sempat terlibat pertengkaran dengan teman dekatnya yang tinggal satu rumah sebelum kejadian balita jatuh dari balkon.
Rumah ini diduga ditinggalkan anak-anak tersebut di luar, bahkan ada yang melaporkan bahwa mereka sering mendengar anak-anak itu berteriak meminta makan. Ketiga anak tersebut adalah PI (8) dan GKI (2), serta AC (3), yang merupakan anak kedua dari tiga bersaudara.