Pada musim 2025-2026, LeBron James telah menunjukkan evolusi gaya bermain yang luar biasa. Pelatih kepala Los Angeles Lakers, JJ Redick, menyebutkan bahwa kehebatan James saat ini tidak hanya diukur dari konsistensi statistik, melainkan dari kemampuannya beradaptasi dengan kebutuhan tim dan kondisi fisiknya yang semakin matang.
LeBron James telah menjadi sangat fokus pada efisiensi dan dampak permainan di momen-momen krusial. Meskipun dia tidak selalu tampil dengan kondisi terbaik, dia memiliki kontribusi yang cukup untuk membawa tim menang. Menurut Redick, setiap malam James mungkin tidak bermain dengan kondisi terbaik, tetapi dia selalu memiliki kontribusi yang cukup untuk membawa tim ke kemenangan.
Perilaku ini didukung oleh performa dominan James saat membawa Lakers menumbangkan New Orleans Pelicans dengan skor akhir 111-103. Pada laga tersebut, James berhasil mengemas 30 poin hanya dalam waktu 33 menit di atas lapangan.
Redick menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara staf pelatih dan pemain veteran seperti LeBron untuk menjaga performa tersebut. Tugas staf pelatih adalah memahami kondisi fisik sang pemain dari pertandingan ke pertandingan guna memastikan pemanfaatannya tetap optimal tanpa mengorbankan kebugaran jangka panjang.
Di sisi lain, James menegaskan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah menjaga kondisi tubuh, terutama saat dihadapkan pada jadwal kompetisi yang padat dan pertandingan beruntun. Ia mengakui bahwa faktor usia dan akumulasi menit bermain sepanjang kariernya membuat proses pemulihan menjadi variabel utama dalam pengambilan keputusan untuk bermain.
Dengan pendekatan baru ini, sinergi antara visi strategis JJ Redick dan kesadaran diri LeBron James dapat dilihat dalam upaya menjaga daya saing Los Angeles Lakers di papan atas klasemen musim ini.
LeBron James telah menjadi sangat fokus pada efisiensi dan dampak permainan di momen-momen krusial. Meskipun dia tidak selalu tampil dengan kondisi terbaik, dia memiliki kontribusi yang cukup untuk membawa tim menang. Menurut Redick, setiap malam James mungkin tidak bermain dengan kondisi terbaik, tetapi dia selalu memiliki kontribusi yang cukup untuk membawa tim ke kemenangan.
Perilaku ini didukung oleh performa dominan James saat membawa Lakers menumbangkan New Orleans Pelicans dengan skor akhir 111-103. Pada laga tersebut, James berhasil mengemas 30 poin hanya dalam waktu 33 menit di atas lapangan.
Redick menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara staf pelatih dan pemain veteran seperti LeBron untuk menjaga performa tersebut. Tugas staf pelatih adalah memahami kondisi fisik sang pemain dari pertandingan ke pertandingan guna memastikan pemanfaatannya tetap optimal tanpa mengorbankan kebugaran jangka panjang.
Di sisi lain, James menegaskan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah menjaga kondisi tubuh, terutama saat dihadapkan pada jadwal kompetisi yang padat dan pertandingan beruntun. Ia mengakui bahwa faktor usia dan akumulasi menit bermain sepanjang kariernya membuat proses pemulihan menjadi variabel utama dalam pengambilan keputusan untuk bermain.
Dengan pendekatan baru ini, sinergi antara visi strategis JJ Redick dan kesadaran diri LeBron James dapat dilihat dalam upaya menjaga daya saing Los Angeles Lakers di papan atas klasemen musim ini.