ESDM: SPBU Swasta Mulai Impor Solar via Pertamina per April 2026

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan untuk SPBU swasta mulai menggunakan bahan bakar solar domestik pada April 2026. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman menyatakan bahwa kebijakan tersebut telah dibahas dalam pertemuan dengan badan usaha pengelola SPBU swasta dan PT Pertamina.

Laode Sulaeman menyatakan bahwa Pertamina perlu menyiapkan beberapa aspek teknis sebelum SPBU swasta mulai menggunakan bahan bakar solar domestik. Hal ini termasuk ketersediaan pelabuhan muat yang memadai, penyesuaian kargo dengan volume pesanan masing-masing badan usaha, serta spesifikasi bahan bakar murni (base fuel) solar sesuai kebutuhan badan usaha.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman juga menyatakan bahwa spek solar harus dibahas untuk menghindari gangguan atau krisis terkait pembelian solar dalam negeri. Hal ini terjadi karena penolakan Vivo terhadap base fuel impor pada akhir 2025, yang kemudian dapat diselesaikan dan membuat Vivo kembali membeli BBM jenis bensin dari Pertamina.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berharap bahwa SPBU swasta mulai menggunakan bahan bakar solar domestik pada April 2026, sehingga tidak terjadi gangguan atau krisis terkait pembelian solar dalam negeri.
 
Wah gampang banget sih kalau Pertamina dan Vivo bisa bekerja sama aja 🤝. Jadi gini, kalau Vivo tidak mau impor base fuel ke luar negeri, pertama-tama Pertamina harus menyiapkan spesifikasi yang tepat untuk solar, bukan? Lalu Vivo bisa fokus pada produksi BBM mereka sendiri. Sementara itu, ESDM kan sudah berbicara dengan semua pihak dan siap mengawasi agar tidak ada masalah. Apalagi kalau kita lihat dari sisi energi yang lebih baik, solar itu memang jadi pilihan yang lebih baik untuk lingkungan 🌞.
 
Eh gampang banget kan? Pertamina harus siapin pelabuhan muat yang luas sekali nanti biar SPBU swasta bisa menggunakan bahan bakar solar domestik. Saya nggak tahu kenapa Pertamina harus siapin hal ini, tapi saya rasa itu penting banget nih. Saya harap SPBU swasta bisa menggunakan bahan bakar solar domestik nanti, biar tidak ada krisis terkait pembelian solar dalam negeri. Saya sudah siapkan pelabuhan muat di rumah saya, nggak perlu di siapin nanti 🏠🚀
 
Gue pikir ini bagus banget! Sepertinya biaya solar jadi lebih kompetitif dan bisa menjangkau lebih banyak petugas SPBU swasta. Gue lihat hal ini juga bisa bantu menjaga kestabilan pasar BBM di Indonesia. Kalo aksi ini berhasil, gue harap pemerintah bisa memperluas teknologi solar ini ke sector lain, seperti rumah-rumah atau mobil-mobil umum. Biar kita bisa lebih serius dalam mengurangi ketergantungan pada impor BBM dan meningkatkan efisiensi energi di Indonesia 🌞
 
Wah, aku pikir nih bagaimana kalau kita ganti bensin dengan listrik di SPBU? Tapi aku tahu itu cara kerja rumah yang aja jadi kebun binatang 🤣. Aku suka banget sama ide ini tapi aku rasa kaku kurang faham apa bedanya antara base fuel impor dan bahan bakar murni (base fuel) solar... aku butuh penjelasan lebih lanjut, ga? Dan apa itu Vivo yang dipikirin Laode Sulaeman? Aku tahu Vivo Indonesia itu banget aja, tapi aku gak tahu bagaimana cara kerjanya... 🤔
 
Makasih ya ESDM gini! Kalo aja pake bahan bakar solar kayak ini SPBU swasta pasti bisa menghemat biaya listrik dan jadi lebih nyaman buat pengguna BBM. Tapi aku rasa pertemuan dengan PT Pertamina gini penting sekali agar semuanya terkoordinasi baik. Aku harap April 2026 sudah dekat kan? Makasih ESDM yang selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas hidup kita!
 
kembali
Top