ESDM Beri Kuota Impor BBM ke SPBU Swasta 2 Kali Setahun, Ini Skemanya : Okezone Economy

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan memberikan kuota impor Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada SPBU swasta sebanyak dua kali dalam setahun. Kuota tersebut diberikan selama periode enam bulan, yaitu untuk memantau kebutuhan konsumsi BBM di kalangan SPBU swasta.

Menurut Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, pemberian kuota ini berbeda dengan skema pemberian kuota BBM subsidi pada tahun 2025. Sebelumnya, kementerian hanya memberikan kuota impor selama tiga bulan sebelum mengajukan pengajuan untuk mendapatkan kuota yang lebih besar lagi.

Laode menjelaskan bahwa tujuan dari pemberian kuota impor ini adalah untuk melihat dinamika konsumsi BBM di kalangan SPBU swasta. Dengan demikian, kementerian dapat mempertimbangkan untuk memberikan kuota impor lebih banyak jika kebutuhan meningkat.

"Kita ingin melihat dinamika konsumsi BBM di SPBU swasta. Jadi kita memberikan waktu 6 bulan untuk mereka mengusulkan pembaharuan," katanya.

Pemerintah memang ingin mengurangi tergantungnya SPBU swasta pada impor, sehingga dapat melakukan pembelian BBM melalui PT Pertamina. Namun, kapasitas PT Pertamina masih belum menutupi kebutuhan konsumsi BBM di dalam negeri.

Laode juga menjelaskan bahwa pemberian kuota impor ini merupakan bagian dari upaya kementerian untuk mengatur penggunaan BBM secara lebih efektif.
 
Kalau pemberian kuota impor BBM itu benar-benar bertujuan untuk melihat dinamika konsumsi di kalangan SPBU swasta, itu gampang banget. Kalau kita lihat dari sisi positif, ini berarti bahwa kementerian ESDM mau terus mengawasi dan meningkatkan efisiensi penggunaan BBM di negeri. tapi, kalau kita lihat dari sisi negatif, pasti ada yang bakal terganggu, apalagi bagi SPBU swasta yang udah cukup sulitnya memenuhi kebutuhan konsumsi BBM.
 
Eh, aku pikir itu gak masuk akal banget sih. Kalau nanti SPBU swasta terus gini, apa artinya mereka mau membantu pembelian BBM melalui PT Pertamina? Kita harus lihat, apakah ini cuma bagian dari strategi yang lebih baik atau cuma sekedar cara untuk mengurangi ketergantungan pada impor? 🤔
 
aku rasa makasih kalau pemerintah mau memberikan kuota impor BBM kepada SPBU swasta, tapi aku pikir 6 bulan kurang lama sih, kalau SPBU swasta lagi butuh BBM lagi kalau sudah habis aja apa yang mereka lakukan? dan kalau kebutuhan meningkat lagi di masa depan, aku rasa pemerintah harus memberikan kuota impor lebih banyak lagi. mungkin kalau ini bisa membuat PT Pertamina bekerja lebih keras untuk meningkatkan kapasitasnya juga sih 😊
 
Wah, itu bikin kita penasaran sih. Mereka bilang ingin melihat dinamika konsumsi BBM di SPBU swasta, tapi apa rencana kalau kebutuhan meningkat lagi? Kalau tidak ada kuota impor, maka harus berinvestasi pada pembelian yang lebih banyak dari PT Pertamina, tapi masih belum menutupi kebutuhan. Itu artinya kalau tidak ada pengelolaan yang tepat, konsumsi BBM akan terus naik dan kita akan masuk dalam masalah. Mungkin seharusnya pemerintah buat program pembangunan alternatif energi seperti solar atau windpower agar kita tidak lagi bergantung pada BBM impor.
 
Gue sadar kalau pemerintah ingin SPBU swasta ngurus kebutuhan minyaknya sendiri aja, tapi gue rasa kuota impor yang di berikan nggak cukup banyak kok... siapa tahu kebutuhan SPBU swasta kan berubah agak cepat, makanya kalau pemerintah bisa memberikan kuota impor yang lebih banyak, seperti 6 bulan aja kayaknya sudah cukup. tapi, gue masih rasa perlu di tambahkan beberapa hal lagi, seperti bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan...
 
kembali
Top