Ekspor Nusa Tenggara Timur mencapai 76,64 juta dolar AS pada periode Januari-Desember 2025. Namun, ini menunjukkan penurunan sebesar 8,64 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024. Ekspor nonmigas tercatat sebesar 74,35 juta dolar AS atau turun 9,66 persen.
Meski demikian, beberapa komoditas mengalami peningkatan nilai ekspor yang signifikan seperti minyak atsiri dan kosmetik wangi-wangian meningkat 2,08 juta dolar AS (50,61 persen), kendaraan dan bagiannya naik 1,48 juta dolar AS (35,43 persen), ikan dan udang bertambah 1,12 juta dolar AS (63,60 persen), serta perabot dan perlengkapan penerangan rumah tangga meningkat 0,56 juta dolar AS (8,04 persen).
Timor Leste menjadi tujuan utama ekspor NTT dengan nilai 60,42 juta dolar AS, meskipun mengalami penurunan 1,27 persen dari tahun sebelumnya. Vietnam dan India juga menjadi tujuan ekspor utama dengan masing-masing nilai 3,45 juta dolar AS dan 2,99 juta dolar AS.
Dari data yang diutakan BPS Provinsi NTT, ekspor melalui pelabuhan muat mencapai 60,37 juta dolar AS atau 78,77 persen dari total ekspor, sedangkan ekspor melalui pelabuhan di luar NTT mencapai 16,27 juta dolar AS.
Sementara itu, nilai impor NTT selama 2025 tercatat sebesar 12,39 juta dolar AS, mengalami penurunan drastis sebesar 84,94 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Neraca perdagangan NTT pada 2025 menunjukkan surplus sebesar 64,24 juta dolar AS, yang sebagian besar berasal dari sektor nonmigas sebesar 61,95 juta dolar AS.
Sumber: Republika Online
Meski demikian, beberapa komoditas mengalami peningkatan nilai ekspor yang signifikan seperti minyak atsiri dan kosmetik wangi-wangian meningkat 2,08 juta dolar AS (50,61 persen), kendaraan dan bagiannya naik 1,48 juta dolar AS (35,43 persen), ikan dan udang bertambah 1,12 juta dolar AS (63,60 persen), serta perabot dan perlengkapan penerangan rumah tangga meningkat 0,56 juta dolar AS (8,04 persen).
Timor Leste menjadi tujuan utama ekspor NTT dengan nilai 60,42 juta dolar AS, meskipun mengalami penurunan 1,27 persen dari tahun sebelumnya. Vietnam dan India juga menjadi tujuan ekspor utama dengan masing-masing nilai 3,45 juta dolar AS dan 2,99 juta dolar AS.
Dari data yang diutakan BPS Provinsi NTT, ekspor melalui pelabuhan muat mencapai 60,37 juta dolar AS atau 78,77 persen dari total ekspor, sedangkan ekspor melalui pelabuhan di luar NTT mencapai 16,27 juta dolar AS.
Sementara itu, nilai impor NTT selama 2025 tercatat sebesar 12,39 juta dolar AS, mengalami penurunan drastis sebesar 84,94 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Neraca perdagangan NTT pada 2025 menunjukkan surplus sebesar 64,24 juta dolar AS, yang sebagian besar berasal dari sektor nonmigas sebesar 61,95 juta dolar AS.
Sumber: Republika Online