Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Dinilai Tak Cocok Tangani Ajax Amsterdam! : Okezone Bola

Pelatih berpengalaman Alex Pastoor dinilai tidak layak menangani Ajax Amsterdam. Eks asisten pelatih Timnas Indonesia itu sempat menyatakan dirinya layak menjadi nakhoda klub anyar Belanda tersebut.

Baru-baru ini, di acara Rondo milik Ziggo Sport, Pastoor mengaku sangat terbuka untuk menerima tawaran dari Ajax. Ia berharap bisa menjadi pelatih yang baru dan ingin menghadapi tantangan yang belum pernah ia jalani sebelumnya.

Namun, dua pundit sepakbola Belanda, Johan Derksen dan Rene van der Gijp, menilai Pastoor bukan sosok yang tepat untuk klub sebesar Ajax. Menurut mereka, pelatih berusia 59 tahun itu tidak memiliki kemampuan untuk mengelola club dengan baik.

Derksen dan Gijp memberikan reaksi yang mengejutkan terkait omongan Pastoor di siaran. Mereka juga membuat komentar tajam tentang kemampuan Pastoor dalam dunia sepakbola. "Bagus sekali Marco van Basten diam saja," kata Derksen ketika melihat rekaman pernyataan Pastoor.

Hal ini menunjukkan bahwa Ajax tidak hanya mencari pelatih yang memiliki pengalaman, tetapi juga orang yang memiliki kemampuan untuk mengelola klub dengan baik dan memiliki visi yang jelas. Apakah Pastoor memenuhi syarat sebagai pelatih baru Ajax?
 
πŸ€”πŸ‘€ siapa tahu kalau keliru lah dia itu πŸ˜…. tapi kayaknya nggak bisa dipungut sengaja dari Derksen & Gijp, karena langsung bilang dia kurang baik banget πŸ™„. tapi aku pikir si Pastoor masih punya keseharian yang cukup, nih πŸ€“ sebenarnya aku suka dengar cerita beliau di Rondo, dia tiba-tiba terlihat lucu πŸ’β€β™‚οΈ!
 
Gue pikir pastoor sih nggak cocok banget dgn ajax Amsterdam, kalau gue harus dipilih... gue akan pilih dari para kandidat lain. Gue suka dengerin cerita tentang pengalaman kejutan yang dialami oleh timnas Indonesia di kancah piala dunia, tapi apakah pastoor sih bisa melakukannya dengan baik? Hmm.. mungkin dia gak cukup berpengalaman dilihat dari pendapat dua pundit sepakbola Belanda...
 
Pikir si Alex Pastoor sih udah bermasalah... apa lagi dia bilang Marco van Basten diam saja? itu kan sudah bikin Derksen & Gijp marah 🀯. tapi salah satu hal yang bisa dipertimbangkan adalah, dia sudah punya pengalaman di Timnas Indonesia, jadi mungkin bisa membawa sesuatu dari sana ke Ajax. tapi, sepakbola nggak cuma tentang pengalaman, cuma tentang kemampuan juga, so kalau dia nggak punya visi yang jelas, maka kayaknya tidak ada gunanya memilih dia πŸ™…β€β™‚οΈ.
 
Aku pikir keputusan ini benar-benar tidak masuk akal. Akan tapi, aku juga tahu bahwa di dunia sepakbola, ada banyak hal yang bisa jadi salah. Karena apa Pastoor ingin mencoba hal ini? Ia sudah punya pengalaman yang cukup lama di Timnas Indonesia, tapi kira-kira dia bisa langsung jadi pelatih Ajax? πŸ€”

Aku rasa keberuntungannya adalah siap-siap saja. Jika ia benar-benar memiliki kemampuan untuk mengelola klub dengan baik, maka Pastoor akan memperoleh banyak pengalaman dan pengetahuan dari peran ini. Dan pasti ada beberapa tim lain yang juga ingin menawarkan pekerjaannya padanya πŸ’Ό.
 
omg gak percaya sih, apakah alex pastoor nyang bikin rekomo timnas indonesia ini benar-benar tidak layak menangani ajax? aku pikir dia cukup berpengalaman dan memiliki visi yang jelas tentang sepakbola. tapi mungkin ada yang salah aku kira dia bisa menjadi nakhoda di ajax, tapi mungkin aku salah paham dari rekomoannya di timnas.

saya rasa apa yang terjadi adalah alex pastoor tidak cukup berpengalaman dalam mengelola klub sepakbola besar seperti ajax. dia terlalu fokus pada timnas dan belum memiliki pengalaman yang cukup dalam mengelola club besar. tapi aku masih percaya bahwa dia bisa menjadi pelatih yang baik, dia hanya perlu lebih berpengalaman dan belajar dari kesalahan-kesalahan yang ia buat.

saya rasa apa yang harus dilakukan adalah memberikan kesempatan kepada pelatih muda yang memiliki visi dan pengalaman yang lebih banyak dalam mengelola klub sepakbola. tapi aku masih percaya bahwa alex pastoor bisa menjadi pelatih yang baik, dia hanya perlu lebih beruntung dan mendapatkan kesempatan yang tepat. πŸ€”
 
Gue pikir omongan Alex Pastoor itu jadi penipu πŸ€₯, kalau gue beli kopi dari dia aku punya uang untuk dibeli lagi πŸ˜‚. Tapi, benar-benar tidak percaya kalau dia tidak memiliki kemampuan untuk mengelola Ajax dengan baik. Gue suka ketika Johan Derksen dan Rene van der Gijp bilang itu πŸ’―, mereka benar-benar memiliki pengetahuan sepakbola yang mendalam.

Gue pikir Ajax harus lebih berhati-hati dalam memilih pelatih baru, kalau mereka mau mencari orang yang hanya memiliki pengalaman saja tanpa kemampuan untuk mengelola klub, itu tidak baik πŸ€¦β€β™‚οΈ. Gue ingin melihat siapa yang bisa menjadi nakhoda Ajax dengan baik, dan siapa yang akan membawa klub tersebut ke puncaknya πŸ’ͺ.
 
Gue pikir omongan Alex Pastoor di siaran itu terlalu ngaspon. Ia bilang dia bisa mengelola Ajax, tapi Derksen dan Gijp katakan dia bukan yang tepat. Gue rasa Pastoor punya pengalaman, tapi juga ada hal lain yang membuatnya tidak cocok. Mungkin gue salah, tapi gue pikir Ajax harus mencari seseorang yang lebih stabil dan memiliki visi yang jelas untuk klub mereka πŸ€”
 
Gak bisa salah lagi sih, apabila diAjax harusnya ada pengalaman yang lebih banyak sekali. Saya pikir apa yang dibutuhkan adalah pelatih yang memiliki visi untuk mengembangkan tim. Berasanya tidak mau memilih pelatih yang sudah punya pengalaman banyak sekali dan sudah terbukti bisa mengelola klub. Saya rasa ini juga bisa diibaratkan seperti cari nakhoda kapal, harusnya ada orang yang memiliki kemampuan untuk mengelola kapal itu dengan baik 🚣
 
omg apa sih keputusan ajax ini? ya pastoer gak punya kemampuan ngelola klub, kira2 bagaimana dia bakal bisa ngelolanya dengan baik? aku pikir dia cuma nyaman banget di posisi asisten timnas, tapi menjadi pelatih yang baru kaya apa sih?? πŸ€”πŸ‘Ž saya rasa ajax harus mencari seseorang yang lebih berpengalaman dan memiliki visi yang jelas, kalo pastoor diangkat lagi gak bakanya berhasil? πŸ˜’
 
Gue pikir omongan Alex Pastoor di Rondo itu masih agak kabur sih... dia punya pengalaman memang, tapi gue ragu apakah dia bisa mengelola Ajax dengan baik. Banyaknya komentar negatif dari Johan Derksen dan Rene van der Gijp membuatku penasaran, apa yang salah dengan Pastoor? Gue rasa Ajax mencari sesuatu yang lebih baik daripada seseorang yang sudah 59 tahun itu... tapi gue juga tidak ingin langsung mengutuk dirinya, karena siapa tahu dia bisa membuktikan diri nanti. Gue masih memiliki harapan bahwa Pastoor bisa menjadi pelatih yang baik di Ajax, tapi aku masih ragu-ragu... πŸ˜πŸ€”
 
aja kira2 si Alex Pastoor bisa banget menjadi nakhoda ajak Amsterdam kayaknya. tapi gini dia bilang ingin terbuka untuk menerima tawaran, tapi gini Johan Derksen dan Rene van der Gijp bilangnya tidak layak. aja kan di Ajax harusnya ada kemampuan lebih dari itu, bukan hanya pengalaman saja πŸ€”πŸ†

dan apa yang jadi dengan si Marco van Basten yang pernah bilang dia diam saja? kayaknya Derksen dan Gijp mau ngomongin kalau Pasroo terlalu percaya diri aja πŸ˜‚. tapi yang jelas ajak Amsterdam harus bisa menemukan nakhoda yang tepat, bukan siapa tau kalau pasroo bisa banget! 🀞
 
Aku pikir nggak ada salahnya kalau Alex Pastoor masih bisa mencoba menjadi pelatih di luar negeri, tapi ini Ajax Amsterdam yang serius sekali! Mereka tidak hanya mencari pelatih dengan pengalaman, tapi juga orang yang bisa mengelola klub dengan baik. 59 tahun itu sudah cukup tua, aku rasa kalau dia masih bisa bekerja dengan baik, tapi apakah dia punya kemampuan untuk mengelola Ajax? Aku masih ragu.
 
Gak bakalan cobaan ya, kayaknya Ajax harus cari seseorang yang lebih berpengalaman lagi, sih. Alex Pastoor gak salah, tapi ia masih young dan gak memiliki pengalaman mengelola klub di tingkat tertinggi. Bagus sekali mereka memilih orang yang memiliki kemampuan dan visi yang jelas, sih πŸ˜ŠπŸ‘
 
Gue pikir apa kabar yang bikin Ajax Amsterdam ini pilih pelatih gawet seperti Alex Pastoor? Ga sabar sih, ada yang berani menantang komentar Johan Derksen & Rene van der Gijp. Apakah mereka udah lihat siapa Pastoor di lapangan, bukannya cuma jarang aja duduk di balik pintu? Ga percaya dia bisa mengelola Ajax dengan baik, tapi gue masih ingin melihat dia apa aja nanti di Ajax.
 
Kalau gini, kenapa nggak nulai Ajax dengan konsultan sepakbola asal Jerman, Thomas Tuchel? Kita tahu dia punya pengalaman luas di klub-klub besar Eropa, apalagi di Bayern Munich. Sementara itu, Alex Pastoor kayak gila kayak kambing jauh... Belum pernah mengelola klub besar, tapi langsung ngejutin kalau bisa jadi pelatih Ajax? Kita harus lihat rekomendasi dari pihak klub sendiri, bukan cuma sekedar opini dua orang pundit sepakbola yang kayaknya nggak punya kompetensi untuk memprediksi performa suatu klub... πŸ€”
 
aja sih, aku pikir kalau Alex Pastoor dipilih oleh ajax itu agak galat... aku tahu dia pengalaman, tapi kemampuannya dalam mengelola tim sepakbola juga penting banget. aku percaya di dunia sepakbola ini yang dibutuhkan bukan hanya pengalaman, tapi juga visi dan kemampuan untuk mengelola klub dengan baik... tapi aja aku tahu, pastoor masih bisa menjadi pelatih yang baik, tapi harus ada konsultasi lebih lanjut dulu... πŸ€”
 
Saya pikir omongan Alex Pastoor itu asyik nanggung banget! πŸ€¦β€β™‚οΈ Dibawa siaran di Rondo, dia bilang ia layak menjadi nakhoda Ajax Amsterdam, tapi sekarang ada duanya Johan Derksen dan Rene van der Gijp yang bilang belakaunya tidak apa-apa. Saya pikir mereka benar, karena siapa tahu omongan Pastoor itu serius, tapi kalau nggak, maka dia lebih baik nggabulkan kesalahan itu sendiri aja πŸ˜‚. Ajak atau tidaknya Pastoor menjadi pelatih Ajax Amsterdam, saya pikir yang penting adalah Ajax bisa menemukan pelatih yang tepat dengan visi dan kemampuan yang jelas πŸ™.
 
Gue rasa omongannya pasti salah... gue punya temen yang pernah bekerja di Ajax, dia bilang kalau Ajax bukanlah klub yang mudah dipahami, banyak orangnya yang berbeda opini tentang bagaimana pelatih harus mengelola klub. Gue juga rasa gusar aja kalau Pastoor mau langsung bilang kalau ia bisa mengelola Ajax dengan baik tanpa pernah mencoba terlebih dahulu... siapa tau sih yang bilang seperti itu pasti salah, tapi Pastoor bilang kalau dia bisa dan itu bukanlah omongannya yang salah...
 
kembali
Top