Ekonomi Dunia Lesu, Tapi Indonesia Tetap Menarik Investasi Asing, Apa Saja Alasannya?
Investor asing masih melirik Indonesia meskipun terdapat guncangan ekonomi dunia, karena kita masih punya beberapa sumber daya alam yang dibutuhkan oleh negara-negara lain. Posisi Indonesia sangat penting dalam rantai pasok dunia.
Batu bara, nikel, gas, dan bauksit menjadi beberapa sumber daya alam yang kaya di Indonesia. Meskipun tidak ditemukan dengan uang, tetapi global membutuhkan supply itu dari kita.
Kita bisa memastikan bahwa Anda tidak akan menghindari Indonesia untuk menempatkan Indonesia sebagai global supply chain. Jumlah penduduk 280 juta jiwa membuat Indonesia menjadi suatu pasar yang besar. Ditambah dengan stabilitas serta adanya pertumbuhan ekonomi saat dunia sedang tidak baik-baik saja.
Sumber daya alam yang kaya ini menempatkan Indonesia spesial di mata investor dunia. Kita memiliki semua, dan dunia membutuhkannya.
Indonesia akan mengikuti World Economic Forum di Davos, Swiss yang diselenggarakan pada 19-23 Januari 2026 untuk memperkenalkan sektor-sektor andalan yang dapat menarik investor dunia. Industri padat karya menjadi salah satunya, terutama dari sektor pangan.
Perwakilan Indonesia akan mencari investor-investornya baik itu pangan yang berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan pangan baik nasional maupun pemenuhan kebutuhan regional. Pembentukan hilirisasi di sektor pangan bisa menjadi pintu masuk bagi kapital masuk sehingga turut membuka lapangan kerja.
Itulah alasan mengapa investasi asing tetap mengalir ke Indonesia meskipun terdapat guncangan ekonomi dunia. Kita punya sumber daya alam yang kaya dan kekuatan pasar yang besar, membuat kita menjadi suatu destinasi investasi yang menarik bagi investor dunia.
Investor asing masih melirik Indonesia meskipun terdapat guncangan ekonomi dunia, karena kita masih punya beberapa sumber daya alam yang dibutuhkan oleh negara-negara lain. Posisi Indonesia sangat penting dalam rantai pasok dunia.
Batu bara, nikel, gas, dan bauksit menjadi beberapa sumber daya alam yang kaya di Indonesia. Meskipun tidak ditemukan dengan uang, tetapi global membutuhkan supply itu dari kita.
Kita bisa memastikan bahwa Anda tidak akan menghindari Indonesia untuk menempatkan Indonesia sebagai global supply chain. Jumlah penduduk 280 juta jiwa membuat Indonesia menjadi suatu pasar yang besar. Ditambah dengan stabilitas serta adanya pertumbuhan ekonomi saat dunia sedang tidak baik-baik saja.
Sumber daya alam yang kaya ini menempatkan Indonesia spesial di mata investor dunia. Kita memiliki semua, dan dunia membutuhkannya.
Indonesia akan mengikuti World Economic Forum di Davos, Swiss yang diselenggarakan pada 19-23 Januari 2026 untuk memperkenalkan sektor-sektor andalan yang dapat menarik investor dunia. Industri padat karya menjadi salah satunya, terutama dari sektor pangan.
Perwakilan Indonesia akan mencari investor-investornya baik itu pangan yang berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan pangan baik nasional maupun pemenuhan kebutuhan regional. Pembentukan hilirisasi di sektor pangan bisa menjadi pintu masuk bagi kapital masuk sehingga turut membuka lapangan kerja.
Itulah alasan mengapa investasi asing tetap mengalir ke Indonesia meskipun terdapat guncangan ekonomi dunia. Kita punya sumber daya alam yang kaya dan kekuatan pasar yang besar, membuat kita menjadi suatu destinasi investasi yang menarik bagi investor dunia.