Ketahanan pendidikan pascabencana di Indonesia dipercaya perkuat dengan peranan dunia usaha yang semakin tegas. Satu contoh dari kejadian ini adalah beasiswa senilai 50.000 euro yang diberikan oleh Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) kepada mahasiswa terdampak bencana di wilayah Sumatra.
Menurut direktur public affairs, communications, dan sustainability CCEP Indonesia Lucia Karina, program beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemulihan sosial jangka panjang pascabencana. Pendidikan adalah kunci membangun ketahanan masyarakat. Melalui beasiswa ini, mahasiswa tetap dapat melanjutkan pendidikan meskipun berada dalam kondisi sulit.
Dengan demikian, CCEP Indonesia mengedukasi bahwa keterlibatan dunia usaha dalam pemulihan pascabencana tidak hanya bersifat respons darurat, tetapi juga investasi sosial jangka panjang. Menjaga keberlanjutan pendidikan berarti memastikan kesiapan generasi muda untuk kembali berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah di masa depan.
Beberapa perguruan tinggi yang terdampak juga menyatakan bahwa dukungan dunia usaha adalah hal yang sangat penting. Misalnya, Universitas Syiah Kuala menyatakan dampak bencana tidak hanya dirasakan pada infrastruktur, tetapi juga langsung memengaruhi kemampuan mahasiswa untuk bertahan secara ekonomi. Beasiswa ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk tetap fokus menyelesaikan studi.
Selain itu, keterlibatan dunia usaha dalam pemulihan pascabencana tidak hanya bersifat respons darurat, tetapi juga investasi sosial jangka panjang. Menjaga keberlanjutan pendidikan berarti memastikan kesiapan generasi muda untuk kembali berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah di masa depan.
Dengan demikian, kejadian ini menunjukkan komitmen dunia usaha dalam memperkuat ketahanan sosial.
Menurut direktur public affairs, communications, dan sustainability CCEP Indonesia Lucia Karina, program beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemulihan sosial jangka panjang pascabencana. Pendidikan adalah kunci membangun ketahanan masyarakat. Melalui beasiswa ini, mahasiswa tetap dapat melanjutkan pendidikan meskipun berada dalam kondisi sulit.
Dengan demikian, CCEP Indonesia mengedukasi bahwa keterlibatan dunia usaha dalam pemulihan pascabencana tidak hanya bersifat respons darurat, tetapi juga investasi sosial jangka panjang. Menjaga keberlanjutan pendidikan berarti memastikan kesiapan generasi muda untuk kembali berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah di masa depan.
Beberapa perguruan tinggi yang terdampak juga menyatakan bahwa dukungan dunia usaha adalah hal yang sangat penting. Misalnya, Universitas Syiah Kuala menyatakan dampak bencana tidak hanya dirasakan pada infrastruktur, tetapi juga langsung memengaruhi kemampuan mahasiswa untuk bertahan secara ekonomi. Beasiswa ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk tetap fokus menyelesaikan studi.
Selain itu, keterlibatan dunia usaha dalam pemulihan pascabencana tidak hanya bersifat respons darurat, tetapi juga investasi sosial jangka panjang. Menjaga keberlanjutan pendidikan berarti memastikan kesiapan generasi muda untuk kembali berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah di masa depan.
Dengan demikian, kejadian ini menunjukkan komitmen dunia usaha dalam memperkuat ketahanan sosial.