Duel Ke-50 Derek Chisora vs Deontay Wilder di London: Apa yang Harus Terjadi?
Rencana duel antara tiga legenda tinju kelas berat, Derek Chisora dan Deontay Wilder, di O2 Arena, London, nanti minggu ini. Laga ini akan menjadi pencapaian karier ke-50 bagi kedua petinju tersebut. Siapa yang akan keluar sebagai pemenang?
Derek Chisora, 42 tahun, dikenal sebagai ikon ketangguhan di dunia tinju Inggris. Ia telah menghadapi berbagai nama besar dalam divisi berat, termasuk trilogi melawan Tyson Fury dan duel sengit kontra Oleksandr Usyk dan Vitali Klitschko. Meski sempat gagal dalam perebutan gelar juara dunia, Chisora datang dengan modal tren positif dari laga terakhirnya.
Chisora dikagumi publik tinju dunia atas daya tahannya, keberaniannya, dan kesediannya untuk menghadapi siapa pun yang terbaik. Ia akan menggunakan gaya "pressure" tanpa henti, mencoba masuk ke area dekat Wilder, menyandarkan tubuhnya ke dada lawan, dan melakukan pukulan ke arah badan untuk membuat lawan kelelahan dan tidak memiliki ruang untuk melontarkan pukulan jarak jauh.
Sementara itu, Deontay 'The Bronze Bomber' Wilder, 40 tahun, membawa reputasi sebagai salah satu pemukul terberat dalam sejarah tinju. Ia tak terkalahkan dalam 43 pertarungan dengan rasio kemenangan KO yang mencengangkan, yakni di atas 97%. Setelah sempat terpuruk akibat kekalahan beruntun dari Joseph Parker dan Zhilei Zhang, Wilder mulai merajut kembali asanya untuk kembali ke puncak lewat kemenangan atas Tyrrel Anthony Herndon tahun lalu.
Laga di London ini akan menjadi kepulangan pertamanya ke tanah Inggris sejak ia menumbangkan Audley Harrison pada 2013 silam. Pemenang dari duel ini diprediksi akan masuk kembali ke dalam radar penantang gelar juara dunia, mengingat Wilder juga tengah dikaitkan dengan potensi pertarungan melawan juara sejati saat ini, Oleksandr Usyk.
Namun bagi yang kalah, laga ke-50 ini bisa jadi merupakan lonceng penutup bagi karier panjang mereka di ring tinju profesional.
Rencana duel antara tiga legenda tinju kelas berat, Derek Chisora dan Deontay Wilder, di O2 Arena, London, nanti minggu ini. Laga ini akan menjadi pencapaian karier ke-50 bagi kedua petinju tersebut. Siapa yang akan keluar sebagai pemenang?
Derek Chisora, 42 tahun, dikenal sebagai ikon ketangguhan di dunia tinju Inggris. Ia telah menghadapi berbagai nama besar dalam divisi berat, termasuk trilogi melawan Tyson Fury dan duel sengit kontra Oleksandr Usyk dan Vitali Klitschko. Meski sempat gagal dalam perebutan gelar juara dunia, Chisora datang dengan modal tren positif dari laga terakhirnya.
Chisora dikagumi publik tinju dunia atas daya tahannya, keberaniannya, dan kesediannya untuk menghadapi siapa pun yang terbaik. Ia akan menggunakan gaya "pressure" tanpa henti, mencoba masuk ke area dekat Wilder, menyandarkan tubuhnya ke dada lawan, dan melakukan pukulan ke arah badan untuk membuat lawan kelelahan dan tidak memiliki ruang untuk melontarkan pukulan jarak jauh.
Sementara itu, Deontay 'The Bronze Bomber' Wilder, 40 tahun, membawa reputasi sebagai salah satu pemukul terberat dalam sejarah tinju. Ia tak terkalahkan dalam 43 pertarungan dengan rasio kemenangan KO yang mencengangkan, yakni di atas 97%. Setelah sempat terpuruk akibat kekalahan beruntun dari Joseph Parker dan Zhilei Zhang, Wilder mulai merajut kembali asanya untuk kembali ke puncak lewat kemenangan atas Tyrrel Anthony Herndon tahun lalu.
Laga di London ini akan menjadi kepulangan pertamanya ke tanah Inggris sejak ia menumbangkan Audley Harrison pada 2013 silam. Pemenang dari duel ini diprediksi akan masuk kembali ke dalam radar penantang gelar juara dunia, mengingat Wilder juga tengah dikaitkan dengan potensi pertarungan melawan juara sejati saat ini, Oleksandr Usyk.
Namun bagi yang kalah, laga ke-50 ini bisa jadi merupakan lonceng penutup bagi karier panjang mereka di ring tinju profesional.