Kedua jenazah korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, diberangkatkan ke Rumah Sakit Bhayangkara (Posko DVI) Biddokes Polda Sulawesi Selatan, Makassar. Jenazah ini dipastikan dalam kondisi utuh dan ditemukan dengan posisi tengkurap di tepi tebing curam.
Penggambarannya, kedua jenazah ini diduga berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Korban pertama ditemukan di jurang lereng bukit pada Minggu lalu oleh tim SAR gabungan. Sedangkan korban kedua yang masih dalam kondisi utuh, ditemukan pada Senin siang oleh tim rescuer SAR gabungan.
Evakuasi terhadap kedua jenazah ini berkali-kali terkendala akibat cuaca buruk di wilayah pegunungan setempat. Kedua korban ini diduga kuat kru pesawat ATR 42-500 yang jatuh ke Gunung Bulusaraung.
Pengevakuasi kedua jenazah ini dimulai pada pukul 11.00 Wita dan diperlukan waktu sekitar setengah jam untuk menyelesaikannya. Kemudian, tim evakuasi langsung menurunkan jenazah menuju ke Posko AJU di Balocci, Desa Tompobulu.
Penggambarannya, kedua jenazah ini diduga berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Korban pertama ditemukan di jurang lereng bukit pada Minggu lalu oleh tim SAR gabungan. Sedangkan korban kedua yang masih dalam kondisi utuh, ditemukan pada Senin siang oleh tim rescuer SAR gabungan.
Evakuasi terhadap kedua jenazah ini berkali-kali terkendala akibat cuaca buruk di wilayah pegunungan setempat. Kedua korban ini diduga kuat kru pesawat ATR 42-500 yang jatuh ke Gunung Bulusaraung.
Pengevakuasi kedua jenazah ini dimulai pada pukul 11.00 Wita dan diperlukan waktu sekitar setengah jam untuk menyelesaikannya. Kemudian, tim evakuasi langsung menurunkan jenazah menuju ke Posko AJU di Balocci, Desa Tompobulu.