Pemkot Surabaya menganggap, kebijakan anggaran kepemudaan Rp 5 juta per RW merupakan langkah strategis untuk menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan era digital. Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni menyatakan bahwa program ini bertujuan meningkatkan literasi digital anak muda agar dapat menangkal hoaks dan disrupsi informasi.
Pemkot Surabaya berencana untuk menggunakan anggaran Rp 5 juta per RW untuk memperkuat penguatan literasi digital dan pemasaran UMKM berbasis digital. Program ini akan diawasi dan diperbolehkan beroperasi selama tiga bulan. Selain itu, Pemkot Surabaya juga telah menetapkan parameter keberhasilan program ini.
Dengan demikian, generasi muda diharapkan untuk lebih berdaya saing dalam menghadapi tantangan era digital.
Pemkot Surabaya berencana untuk menggunakan anggaran Rp 5 juta per RW untuk memperkuat penguatan literasi digital dan pemasaran UMKM berbasis digital. Program ini akan diawasi dan diperbolehkan beroperasi selama tiga bulan. Selain itu, Pemkot Surabaya juga telah menetapkan parameter keberhasilan program ini.
Dengan demikian, generasi muda diharapkan untuk lebih berdaya saing dalam menghadapi tantangan era digital.