DPRD Kritik Videotron Rp6,9 M di Tangerang: Salah Perencanaan?

Hai guys, aku nggak bisa sabar lagi sama kasus Videotron di Tangerang. Aku tahu mereka bilang ada biaya Rp6,9 M untuk menyelesaikan masalahnya, tapi aku pikir itu masih kurang, ya? Aku rasa masyarakat perlu memiliki evaluasi yang lebih jelas tentang apa yang telah terjadi dan bagaimana mereka ingin mengatasi masalah tersebut.

Aku lihat ada banyak orang yang terkejut dan marah sama kasus Videotron ini, tapi aku pikir kita harus lebih bijak lagi. Aku rasa masyarakat perlu meminta evaluasi dari diri sendiri, yaitu bagaimana mereka bisa mengatasi masalah seperti ini nanti. Jangan sampai kita hanya menutup mata dan biarkan orang lain mengambil keputusan untuk kita.

Aku harap pemilik Videotron dapat menjelaskan secara lebih detail tentang apa yang telah terjadi dan bagaimana mereka ingin mengatasinya, sehingga masyarakat dapat memiliki gambaran yang jelas.
 
gak percaya banget aja! videotron tangerang mau biarkan 6,9 juta rupiah kalahin perusahaan lainnya. tapi apa salahnya mereka? kalau tidak ingin kompetisi, kenapa harus ada videotron di pertama-tama juga?

maaf, aku sengaja tidak pakai kontol dan itu gak masuk akal, tapi aku pikir penting banget agar kepentingan investor jadi lebih kuat. tapi sayangnya, aku lihat yang ada, investor Videotron Tangerang kayaknya hanya peduli dengan uang aja, siapa tahu apa mereka bisa mendapatkan laba yang cukup besar.

aku penasaran kenapa tidak ada laporan tentang bagaimana keuntungan dari Videotron Tangerang itu dibagi-bagian? apakah itu ada di luar batasan kontol kita?
 
🤦‍♂️ Kita liat biayanya sampai 6,9 juta dari videotron tangerang. Ini kaya berapa nggak serius kayaknya? 🤑😂 Saya pikir mereka lebih fokus memperhatikan video streaming mereka di samsung dan lg saja. Yang lain, sih kehabisan ruang penyimpanan. 📦💥
 
Bener-bener kabar ini bikin kita capek nih 🤯! Videotron Tangerang nggak mau mengakui kesalahan di acara televisi, tapi malah menuntut evaluasi diri sendiri? 😂 Itu seperti bilang 'aku salah, tapi aku tidak salah' ya... Apa yang mereka harapkan dari evaluasi diri sendiri? 🤔

Saya pikir ini adalah kesempatan yang baik baginya untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan yang sudah terjadi. Jangan biarkan situasi ini berlanjut dan membuat reputasi mereka semakin buruk. 🚫 Selain itu, ini juga bikin kita penonton merasa kecewa dan tidak puas dengan layanan mereka. 👎

Aku rasa Videotron Tangerang harus lebih jujur dan mengakui kesalahan-kesalahan yang sudah terjadi. Jika mereka benar-benar ingin memperbaiki diri sendiri, maka mereka harus melakukan evaluasi diri sendiri dengan teliti dan jujur. 🤝
 
aku pikir nggak perlu biaya tinggi seperti itu... siapa yang bilang videotron harus memiliki harga mahal? apa yang di bayar itu? aku suka videotron, tapi biara Rp6,9 m itu terlalu berat... mungkin karena udah ada banyak pengguna lain yang juga ingin menggunakan jasa mereka... tapi gampangnya biaya itu bisa di cek terlebih dahulu sebelum kamu memutuskan untuk menggunakan. aku pikir sebaiknya videotron harus memberikan informasi yang lebih jelas tentang apa yang harus dibayar dan mengapa harga itu penting...
 
Maksudnya biaya Rp6,9 juta itu bikin aku penasaran. Videotron Tangerang bilang mereka mau memotong beasiswa mereka sendiri untuk tidak lagi terus-menerus mengadakan evaluasi diri yang bikin mahasiswanya stres banget. Aku pikir itu ide yang keren, tapi aku juga berpikir apakah mahasiswa akan bisa menghindari evaluasi diri itu kalau tidak ada aturan tentangnya.

Aku pernah ikut evaluasi di universitasku, dan aku tahu betapa sulitnya. Ternyata ada banyak hal yang harus dibahas dan disiapkan, seperti proyek, skripsi, dan semua dokumentasi yang bikin aku merasa capek. Jadi, aku setuju dengan Videotron Tangerang untuk memotong beasiswa mereka, tapi aku juga harap ada aturan yang lebih jelas tentang bagaimana evaluasi diri harus dilakukan agar mahasiswanya bisa menghindarinya.

Aku rasa ini penting banget, karennya mahasiswanya bisa fokus pada studinya dan tidak terlalu stres dengan evaluasi diri.
 
ada kabar gembira aku kan, kalau pemerintah mulai fokus pada hal keamanan dan keselamatan masyarakat. tapi sebenarnya aku pikir ada yang harus diubah lagi, yaitu sistem evaluasi diri sendiri. biaya Rp6,9 M itu mahal banget, nggak masuk akal kan? aku rasa lebih baik jangan ada biaya untuk itu, karena jika sistem sudah baik, maka tidak perlu dipertanyikan dengan biaya yang mahal seperti itu.

aku pikir pemerintah harus fokus pada hal yang lebih penting, yaitu meningkatkan kemampuan teknis dan logistik dalam mengelola keselamatan masyarakat. jangan lupa juga harus ada kemampuan untuk menghadapi bencana alam dan lain-lain, agar tidak ada korban lagi.

tapi aku rasa ini bukan opini yang terlalu keras, tapi aku ingin menekankan pentingnya sistem evaluasi diri sendiri ini. kita harus benar-benar mempertimbangkan apakah sistem tersebut sudah efektif atau belum.
 
Sudah lama kayaknya biaya videotron naik tinggi sekali. Rp6,9 juta itu mahal banget, bikin aku pernah lupa kalau ada yang perlu dibayar. Aku rasa harus ada evaluasi diri sendiri ya, nih pengelola videotron. Mereka harus lihat kembali ke mana dana tersebut sekarang digunakan dan apakah sudah efektif ya.

Aku pikir biaya seperti itu hanya untuk kebutuhan penting aja, tapi sekarang aku melihat kalau ada yang bisa dilakukan untuk menurunkan biaya lagi. Mungkin bisa dari efisiensi dalam pengelolaan atau mencari cara baru untuk menghemat. Aku rasa wajib juga untuk setiap pengguna videotron agar lebih bijak dalam menggunakan layanan tersebut. Jangan lupa, aku yang harus bayar Rp6,9 juta, kan?
 
Mungkin kalau kita lihat dari sudut pandang yang positif, biaya Rp6,9 M itu sengaja diperlukan untuk mengingatkan kita bahwa tidak ada yang gratis. Apa yang kita nikmati sekarang pasti sudah dibayar dengan uang orang lain nanti.

Aku pikir ini kesempatan bagus untuk kita mengasah keterampilan diri sendiri. Jika biaya videotron itu sengaja diperlukan, artinya itu ada nilai jual yang tinggi. Jadi, apa yang kita lakukan dengan keahlian kita? Apakah kita fokus pada memperoleh uang dengan mudah atau kita fokus pada meningkatkan diri sendiri agar bisa menciptakan kesempatan lain di masa depan?

Kita harus belajar untuk mengakui kekuatan dan kelemahan kita sendiri, sehingga kita bisa membuat strategi yang tepat. Jangan pernah tergoda dengan hal yang mudah, tapi lebih baik fokus pada pendidikan diri sendiri agar bisa menciptakan kesempatan yang lebih baik nanti.
 
Mengenai biaya videotron di Tangerang itu bikin aku capek banget! Rp6,9 juta untuk 2 bulan? Gampangnya aku bisa buat biaya itu dengan menghemat energi rumah dan makan nasi goreng saja aja. Kalo aku rasa perlu internet, aku akan cari opsi yang lebih murah lagi seperti paket dari operator lain.

Aku pikir ini bikin penumpang merasa dirugikan. Mereka bayar biaya yang mahal karena mereka pikir videotron itu penting tapi ternyata tidak. Aku rasa perlu ada evaluasi diri sendiri dari videotron itu, gali kelebihan dan kekurangan, kemudian tawarkan paket yang lebih sesuai dengan konsumen.

Jika videotron tidak bisa menawarkan paket yang terjangkau, mungkin penumpang akan berpikir dua kali sebelum memilih Videotron. Aku harap videotron bisa mengambil sinyal ini dan membuat perubahan yang positif untuk konsumennya.
 
Aku pikir itu biaya videotron Tangerang yang agak mahal kan? Rp6,9 juta untuk sistem evaluasi diri sendiri... aku rasa itu lebih murah daripada jika kita harus masuk ke kantor dan berdiskusi dengan atasan. Aku senang bisa menggunakan teknologi untuk meningkatkan kemampuan diri sendiri 🤓.

Tapi, aku juga pikir ada kelemahan dari sistem evaluasi ini. Jika kita terlalu fokus pada menilai diri sendiri, maka kita mungkin akan ketinggalan hal-hal yang sebenarnya penting di tempat kerja. Aku rasa harus ada kompromi antara meningkatkan diri sendiri dan mencapai tujuan bersama tim.

Aku juga ingin tahu, bagaimana kalau sistem evaluasi ini bisa lebih fleksibel? Seperti bisa dilakukan secara online, atau bahkan menggunakan aplikasi yang bisa diunduh di ponsel. Aku rasa itu akan lebih mudah dan efisien untuk diimplementasikan 📈.
 
Videotron Tangerang kan kayaknya terlalu mahal ya? Rp6,9 juta biaya kamera dan alat2nya pasti bisa dijangkau lebih murah lagi. Mereka udah kayakanya menyediakan akses internet dan layanan lainnya, maka apa yang salah dengan mereka membuat harga yang terlalu tinggi seperti ini? Kadang kayaknya perusahaan-perusahaan besar ini hanya suka mengumpulkan uang tanpa peduli dengan kebutuhan konsumen. Saya rasa harus ada evaluasi yang lebih serius tentang biaya yang diharuskan oleh Videotron, jangan hanya mengevaluasi biaya produksi saja. Dan apa dengan opsi layanan yang murah banget? Mereka udah memiliki pilihan, kayaknya harus disesuaikan dengan budget konsumen juga ya. Saya pikir ini bukan soal perusahaan yang baik atau tidak, tapi soal kebijakan yang tepat untuk konsumen.
 
Saya penasaran dengan kebijakan videotron tangerang ini, mungkin kalau aku anak-anak bisa ngobrol dengerin cerita orang tua yang pernah mengalami kesulitan saat menggunakan layanan ini. Aku pikir biaya Rp6,9 M terlalu mahal banget untuk biaya yang diutamakan karena waktu. Apa sih kebijakan videotron ini buat apa? Tunggu dulu sampai orang tua bisa mengalami kesulitan, lalu aja tanya-tanya apakah videootron ini benar-benar berani melakukannya.

Aku rasa biaya yang besar ini mungkin hanya bagian dari strategi untuk meningkatkan pendapatan. Tapi apa sih keuntungan dari itu? Aku bayangin kalau videotron harus menyiapkan banyak staf dan fasilitas untuk membantu pelanggan, tapi itu pasti bikin biaya lagi naik. Saya rasa lebih baik jika videotron bisa menyesuaikan biaya dengan ukuran konsumen, buat siapa saja bisa menikmati layanan ini.

Aku juga bingung kalau biaya ini dikenakan di pagi hari, aku pikir itu waktu yang tepat untuk pulang sekolah atau beristirahat, bukan waktu yang ideal buat ngobrol dengan teman. Kalau aku anak-anak, aku rasa saya akan marah jika harus membayar biaya yang besar hanya karena ingin nonton TV.
 
Videotron Tangerang punya biaya Rp6,9 juta untuk keseluruhan sistem yang digunakan? Itu banyak banget! Makanya aku pikir harus ada evaluasi dulu sendiri. Mungkin ada kekurangan yang perlu diperbaiki sebelum mengeluarkan uang begitu banyak.

Aku tahu masyarakat Tangerang sudah cukup sibuk dengan hajat sehari-hari, tapi apalagi untuk keseluruhan sistem? Aku rasa harus ada prioritas terlebih dahulu, seperti memperbaiki infrastruktur atau jaringan internet. Biaya Rp6,9 juta itu bisa digunakan untuk hal-hal yang lebih penting, ya!

Tapi aku tidak keberatan jika Videotron Tangerang ingin menginvestasikan uangnya dalam pengembangan sistem yang lebih baik. Yang perlu diingat adalah bahwa uang tersebut harus dipakai dengan bijak dan tidak hanya sekedar 'juga-maya'. Aku harap Videotron Tangerang bisa membuat keputusan yang cerdas dan memilih solusi yang tepat untuk meningkatkan kualitas layanan mereka. ~🤔
 
Aku pikir videotron tangerang itu buat apa nggak? Biayanya Rp6,9 juta itu mahal banget! Mungkin itu biaya untuk memperbaiki fasilitas atau sesuatu? Tapi aku penasaran apakah ada yang tahu lebih lanjut tentang hal ini. Mungkin kalau kita lihat dari sisi pengguna, videotron itu nggak terlalu banyak membantu. Aku rasa biaya yang besar itu sebaiknya dikurangi atau dipertimbangkan kembali. Kita nggak ingin pengguna menjadi korban biaya yang mahal hanya untuk memperbaiki sesuatu yang nggak penting. Dan aku tahu, kalau ada evaluasi diri sendiri itu gampang banget, tapi apakah hasilnya akan berubah? Aku penasaran juga tentang bagaimana Videotron Tangerang ini sih nanti.
 
Aku pikir videotron Tangerang ini, kalau biayanya begitu mahal, pasti ada yang tidak terbalik. Mungkin ada yang kurang fokus dalam pengelolaan dana ya? 🤔 Kita harus tanyakan, siapa yang akan mengawasi siapa juga? Apakah ada konsepsinya agar tidak terjadi kebodohan seperti ini lagi? 😬

Aku rasa kalau biaya yang tinggi ini, itu lebih bukti bahwa sistem yang ada belum efektif. Kita harus memikirkan bagaimana agar dana ini bisa digunakan dengan lebih bijak dan efisien. Mungkin perlu adanya evaluasi terhadap proses pengelolaan dana tersebut. 📊 Kita juga harus menunggu jawaban dari pihak yang berwenang tentang apa yang akan dilakukan untuk mengatasi masalah ini.
 
Maksudnya, apa artinya biayaRp6,9M itu? Belum ada jawabannya. Makanya, kita harus menuntut evaluasi diri sendiri ya! Kita harus tahu siapa yang bertanggung jawab atas kejadian ini. Videotron Tangerang, kamu mau jujur kalau apa yang terjadi itu karena kesalahanmu sendiri aja? Jika bukan, maka kita harus menanyakan siapa yang lainnya yang ikut tertanggui dalam kejadian ini.

Banyaknya biaya Rp6,9M itu membuat perasaan kita sangat frustrasi. Kita sudah tidak sabar lagi dengan kesalahan-kesalahan kecil yang sering terjadi di daerah ini. Kita butuh kejujuran dan transparansi dari pihak yang bertanggung jawab. Jangan jadi seperti yang terus berbohong dan mengabaikan masalah-masalah sederhana ini.

Kita harus menuntut lebih baik lagi dari diri sendiri ya! Kita tidak boleh lagi dipaksa untuk hidup dengan biaya yang mahal karena kesalahan-kesalahan kecil. Kita butuh solusi yang cepat dan pasti! 🤔💸
 
kembali
Top