DPR Heran dengan Dampak Longsor Cisarua KBB Masif Meski Hujan Biasa
Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, merasa heran dengan kejadian longsor di Cisarua yang terjadi meskipun curah hujannya tidak luar biasa. Ia mengatakan bahwa longsor tersebut menyerupai kejadian di Aceh, yaitu menimbun area luas.
Menurutnya, kawasan terdampak longsor mencapai puluhan hektare dan berpotensi menelan korban jiwa dalam jumlah besar. Lasarus juga menggambarkan kerusakan yang terjadi sangat masif, baik pada rumah warga maupun bangunan lain.
"Kalau saya tidak salah, terdampak di 30 lebih hektare lahan yang tertimbun dan menelan korban kemungkinan bisa lebih di atas 100 orang yang meninggal plus yang hilang," ujarnya.
Selain itu, Lasarus juga menggambarkan bahwa kondisi tersebut menjadi alarm keras bagi negara untuk memperkuat upaya mitigasi bencana. Ia mendorong BMKG agar lebih aktif memetakan wilayah rawan bencana dan memperkuat sistem peringatan dini.
Sebelumnya, operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu berhasil dievakuasi 25 kantong jenazah, sementara sekitar 80 korban masih dinyatakan hilang dan diduga tertimbun material longsor di sejumlah titik.
Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, merasa heran dengan kejadian longsor di Cisarua yang terjadi meskipun curah hujannya tidak luar biasa. Ia mengatakan bahwa longsor tersebut menyerupai kejadian di Aceh, yaitu menimbun area luas.
Menurutnya, kawasan terdampak longsor mencapai puluhan hektare dan berpotensi menelan korban jiwa dalam jumlah besar. Lasarus juga menggambarkan kerusakan yang terjadi sangat masif, baik pada rumah warga maupun bangunan lain.
"Kalau saya tidak salah, terdampak di 30 lebih hektare lahan yang tertimbun dan menelan korban kemungkinan bisa lebih di atas 100 orang yang meninggal plus yang hilang," ujarnya.
Selain itu, Lasarus juga menggambarkan bahwa kondisi tersebut menjadi alarm keras bagi negara untuk memperkuat upaya mitigasi bencana. Ia mendorong BMKG agar lebih aktif memetakan wilayah rawan bencana dan memperkuat sistem peringatan dini.
Sebelumnya, operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu berhasil dievakuasi 25 kantong jenazah, sementara sekitar 80 korban masih dinyatakan hilang dan diduga tertimbun material longsor di sejumlah titik.