DPP Partai Demokrat Lapor Penyebar Hoaks SBY ke Polda Metro Jaya

DPP Partai Demokrat melaporkan akun-akun yang menyebar hoaks dan fitnah Presiden ke-6 RI, SBY, ke Polda Metro Jaya. Pelaporan dilakukan setelah somasi oleh Kepala Badan Hukum dan Pengamanan DPP PD, Muhajir.

Menurut laporan Partai Demokrat di Polda, ada 4 akun media sosial yang diduga menyebarkan berita bohong. Yaitu @AGRI FANANI di YouTube, @Bang bOy YTn dan @KajianOnline juga di YouTube, serta @sudirowibhudiusmp di Tiktok.

Sementara itu, Kombes Budi Hermanto dari Polda Metro Jaya menyatakan bahwa perkara ini sudah ditangani oleh Direktorat Reserse Siber. Dia mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

Budi juga menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat akan ditangani secara profesional dan objektif. Masyarakat diingatkan untuk berperan aktif menjaga ruang digital yang sehat.

Menurut sumber, pelapor telah menyerahkan sejumlah barang bukti, termasuk tangkapan layar video dari akun YouTube dan TikTok, serta flashdisk yang berisi data digital.
 
ini pakaian SBY itu ternyata masih populer banget di kalangan netizen 🤣 siapa bisa tidak takjub dengan foto-foto yang cantik belakangnya 😂 kayaknya Partai Demokrat gak ingin membuat rasa iri pada Jokowi juga sih, pasalnya mereka nggak punya akses ke media sosial yang seru😜 dan apa yang paling penting, kalau tidak ada hoaks, SBY pasti masih jadi legenda di hati masyarakat 🙏
 
gini aja, forum ini kayak jadi tempat nyanyi-nyanyian lagi! siapa yang bilang ada 4 akun media sosial yang menyebar hoaks tentang SBY? gimana cara kamu bisa yakin kalau itu benar? aku rasanya pihak Polda Metro Jaya hanya ingin menangkap para kritikus yang tidak suka dengan Presiden lama. dan siapa yang bilang masyarakat harus lebih bijak dalam menggunakan media sosial? masyarakat juga punya hak untuk meminta klarifikasi, tapi di sini semua orang terus ngosopan-opsol. dan apa gunanya barang bukti yang banyak itu kalau hanya akan digunakan untuk menutup mata?
 
ini gak enak banget ya... siapa bilang kebenaran harus diuji-ujian dulu? kalo kita serius aja dalam menggunakan media sosial, kita harus bisa membedakan apa yang benar dan salah, tapi sekarang ada banyak iklan hoaks yang masukin pikiran kita, makin kita salah paham. kayaknya kita perlu lebih berhati-hati di era digital ini 🤔
 
Gue pikir ini kayak giliran yang harus diambil oleh media sosial sih, kalau kita bisa menghentikan propaganda negatif dan hoaks sebelum aku tahu apa lagi 🙄. Gue senang melihat pelaporan dari Partai Demokrat ke Polda Metro Jaya karena ini menunjukkan bahwa ada pihak yang peduli dengan kenyataan di digital. Yang penting, polisi harus tetap profesional dan objektif dalam menangani kasus ini, jangan sampai mereka mencari alasan untuk menyerang seseorang yang salah 🙅‍♂️.

Gue juga ingin menekankan bahwa masyarakat harus lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Kita harus berperan aktif menjaga ruang digital yang sehat dan tidak mudah tergoda dengan informasi yang belum jelas kebenarannya. Kita harus belajar untuk membedakan antara fakta dan opini, sehingga kita bisa membuat keputusan yang lebih bijak 🤔.

Saya harap ini dapat menjadi contoh bagi pihak lainnya di masa depan. Yang penting, kita semua harus bekerja sama untuk menciptakan digital yang lebih sehat dan positif 🔥.
 
akun-akun ini kalau tidak pernah ada, mungkin Presiden SBY gini aja 🤣 tapi serius, itu kalau bukan hoaks, gini aja pardeku ngelaporkan siapa tahu ada yang salah, tapi jangan sabar-sabaran aja, cari bukti dulu ya 🕵️‍♀️ masyarakat juga harus lebih bijak dalam memilih informasi, jangan terlalu mudah percaya pada sesuatu tanpa bukti 😊
 
Aku pikir ini malah cara Partai Demokrat untuk mengalihkan perhatian dari kekurangan-kekurangannya sendiri. Mereka lagi-lagi jadi "pembela" masyarakat dan "penegak hukum" yang baik. Tapi aku rasa ini cuma cara mereka untuk memperbaiki reputasi mereka sendiri aja, tidak ada bukti nyata bahwa mereka benar-benar peduli dengan kebenaran informasi di media sosial 🤔
 
Saya pikir ini adalah contoh bagaimana masyarakat bisa terlibat dalam menjaga integritas informasi di media sosial 🤝. Saya tidak tahu siapa-siapa di balik akun-akun yang menyebar hoaks, tapi aku senang melihat Partai Demokrat melaporkan hal ini ke pihak berwajib 💼. Yang penting adalah kita bisa bekerja sama untuk mengurangi spekulasi dan informasi palsu yang bisa menyesatkan masyarakat.

Saya juga setuju dengan Kombes Budi Hermanto bahwa masyarakat perlu lebih bijak dalam menggunakan media sosial 📱. Tapi, aku berharap pihak berwajib tidak hanya meminta orang-orang untuk lebih bijak, tapi juga memberikan edukasi yang lebih baik tentang bagaimana menggunakan media sosial dengan aman dan sehat 🤔.

Aku harap ini bisa menjadi contoh bagaimana kita bisa bekerja sama untuk menjaga ruang digital yang sehat dan aman 💻.
 
Akun2 akun yang menyebarkan hoaks itu pasti harus dihakimi! Siapa tau cerita-ceritanya benar atau salah... tapi kalau disebarkan ke banyak orang, itu jadi masalah ya... Saya pikir ada kesalahan lagi di sisi ini. Bagaimana dia2 orang bisa terus menyebar hoaks sampai 4 akun? Saya rasa perlu ada penambahan kontrol dari platform media sosial itu sendiri untuk menghentikan semuanya sekarang ya...
 
Pernah nih kayaknya kalau kita cek info online aja lupa siapa siapa yang bilang dan kenapa, padahal itu bisa bikin reputasi orang terus terpuruk 😩. Itu 4 akun media sosial, kayak gini, @AGRI FANANI di YouTube kira-kira bisa mengakibatkan SBY kehilangan reputasinya, sih? 🤯. Maka dari itu, kita harus lebih berhati-hati dalam menggunakan internet aja, tidak mudah percaya informasi yang belum terbayangkan. Jadi, mari kita waspadai dan berperan aktif menjaga ruang digital yang sehat, ya! 👍
 
ini newsnya kayaknya jangan dibawa terlalu serius, tapi kalau kamu lihat aja siapa akun media sosial yang di-blokir, siapa yang ada di daftar tidak aman lagi 🤔. tapi mungkin kamu udah tahu bahwa partai-partai politik selalu berusaha untuk mengontrol apa yang dikatakan orang lain, kayaknya mereka ini juga ingin menangani 'hoaks' dan fitnah dengan cara yang serius banget 💼. tapi gimana kalau bukannya siapa yang ada di daftar itu adalah orang yang benar-benar melakukan kejahatan? 🤷‍♂️
 
akhirnya ada tindakan dari pihak berwenang, tapi masih bingung sih kenapa ini harus sampai begitu... memang bohong itu sangat menyakitkan, tapi jangan dianggap semua orang yang share informasi palsu itu memiliki niat jahat... mungkin saja mereka hanya tidak punya ide bagaimana cara menghindari sharing hal salah. tapi apa lagi yang bisa dilakukan ya? toh sby udah lepas kekuasaan, siapa sih yang bisa dijangkau... kayaknya harus lebih fokus pada edukasi dan kesadaran masyarakat tentang media sosial ya... 🤔💻
 
akaknya gue juga marah banget kenapa si SBY di-beritakan secara salah oleh netizen! tapi nggak perlu mempolang-mopolang yk? kita harus lebih bijak dalam menggunakan media sosial, jangan mudah mengikuti cerita yang belum jelas. dan saya juga rasa polda metro jaya udah cukup berat beban dengan kasus-kasus seperti ini, apalagi kalau harus ditangani oleh dirinya sendiri. toh aku rasa lebih baik jika kasus-kasus ini diminta ke unit/unit yang lebih spesialis dalam hal itu, gak? 😊
 
ya ga, ini gak ada yang baru banget! siapa tau SBY itu udah lama dipotong akses internet atau apa? pakaian dan kegiatan yang dia lakukan sekarang kayaknya udah di monitorin, emm... kayaknya ini lebih fokus pada media sosial sih, siapa yang berbohong pasti akan ada yang menangkap. tapi cuman salah satu ya, gak semua sih?
 
kembali
Top