Doa Malam Nisfu Syaban 2026 Setelah Baca Yasin 3 Kali Arab-Latin

Berikut adalah doa Nisfu Syaban 2026 dari Sayyid Utsman bin Yahya dan Syekh Abdul Qadir al-Jilani beserta artinya:

Doa pertama, Sayyid Utsman bin Yahya:

“Wahai Tuhan yang maha pemberi, Engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemberi segala kekayaan dan segala nikmat. Tiada tuhan selain Engkau. Kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut.

Tuhanku, jika Kau mencatatku di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzz sebagai orang celaka, sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzz kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezekiku.

Catatlah aku di sisi-Mu sebagai orang yang mujur, murah rezeki, dan taufik untuk berbuat kebaikan karena Engkau telah berkata–sementara perkataan-Mu adalah benar–di kitab-Mu yang diturunkan melalui ucapan Rasul utusan-Mu.

Allah memilih dan menetapkan apa yang Ia kehendaki. Di sisi-Nya Lauh Mahfuzz.

Semoga Allah memberikan selawat kepada Sayyidina Muhammad SAW dan keluarga beserta para sahabatnya. Segala puji bagi Allah Swt.”

Doa kedua, Syekh Abdul Qadir al-Jilani:

“Ya Allah, limpahkan rahmat ta’dhim-Mu kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, lampu-lampu hikmah, tuan-tuan nikmat, sumber-sumber penjagaan.

Jagalah aku dari segala keburukan lantaran mereka. Janganlah Engkau hukum aku atas kelengahan dan kelalaian, janganlah Engkau jadikan akhir urusanku suatu kerugian dan penyesalan, ridhailah aku.

Sesungguhnya ampunanMu untuk orang-orang zhalim dan aku termasuk dari mereka. Ya Allah ampunilah bagiku dosa yang tidak merugikanMu, berilah aku anugerah yang tidak memberi manfaat kepadaMu, sesungguhnya rahmat-Mu luas, hikmah-Mu indah.

Berilah aku kelapangan, ketenangan, keamanan, kesehatan, syukur, perlindungan (dari segala penyakit) dan ketakwaan. Tuangkanlah kesabaran dan kejujuran kepadaku, kepada kekasih-kekasihku karena-Mu.

Berilah aku kemudahan dan janganlah jadikan bersamanya kesulitan, liputilah dengan karunia-karunia tersebut kepada keluargaku, anaku, saudar-saudaraku karena-Mu dan para orang tua yang melahirkanku dari kaum muslimin muslimat, serta kaum mukiminin dan mukminat.

Artinya:

Ya Allah berikanlah rahmati-Mu kepada Nabi Muhammad SAW dan keluarganya, yang menjadi lampu-lampu hikmah, tuan-tuan nikmat, sumber-sumber penjagaan. Jagalah aku dari segala keburukan lantaran mereka.

Jangan Engkau hukumku atas kelengahan dan kelalaian, janganlah Engkau jadikan akhir urusanku suatu kerugian dan penyesalan. Ridhailah aku dengan ampunan-Mu kepada orang-orang zhalim, karena aku termasuk dari mereka.

Ya Allah ampunilah bagiku dosa yang tidak merugikanMu, berilah aku anugerah yang tidak memberi manfaat kepadaMu. Sesungguhnya rahmat-Mu luas dan hikmah-Mu indah.

Berilah aku kelapangan, ketenangan, keamanan, kesehatan, syukur, perlindungan (dari segala penyakit) dan ketakwaan. Tuangkanlah kesabaran dan kejujuran kepadaku dan kekasih-kekasihku karena-Mu.

Berilah aku kemudahan dan janganlah jadikan bersamanya kesulitan, liputilah dengan karunia-karunia tersebut kepada keluargaku, anaku, saudar-saudaraku karena-Mu dan para orang tua yang melahirkanku dari kaum muslimin muslimat, serta kaum mukiminin dan mukminat.
 
ini kalimat2 di doa nisfu syaban 2026 kayaknya sedikit lembut ya, aku rasa pribadi Sayyid Utsman benar2 jujur dan bukan mau menyalahkan dirinya sendiri, tapi aku pikir ini kalimatnya sebenarnya bisa diterapkan ke semua orang, tidak hanya orang yang dipanggil di doa nisfu syaban, kayaknya ini juga bisa menjadi motivasi bagi kita semua untuk lebih jujur dan tidak memaksa diri sendiri 😊.
 
Wah, aku sedang merasa kesal banget dengan doa-doa itu 🤕. Aku rasa syekh-syekh itu terlalu banyak meminta-minta pada Allah SWT 🙏. Aku pikir mereka harus fokus pada kebaikan dan tidak terus-menerus meminta-minta, bukan? 🤔 Apalagi dengan doa yang begitu panjang dan berat badan 📚. Aku rasa kita harus lebih fokus pada hal-hal yang sebenarnya penting dalam hidup, bukan hanya meminta-minta kekuasaan Allah SWT 💪.

Aku juga merasa sedikit marah karena doa itu meminta Allah SWT untuk menjagalah orang-orang dari segala keburukan 🚫. Aku rasa kita harus belajar untuk menghadapi kesulitan dan kesalahan dalam hidup dengan bijak, bukan hanya menyerah kepada Allah SWT 🤦‍♂️.

Tapi aku juga merasa sedikit bangga karena doa itu masih memuji-muji Allah SWT dan menyebutkan Nabi Muhammad SAW 🙏. Aku rasa kita harus terus menjaga keimanan dan kepercayaan kepada Allah SWT, bukan hanya meminta-minta kekuasaan 💖.
 
Makasih kaya Allah 🙏, doa ini memang sangat indah dan bermakna. Nostalgic aku ingat doa-doa kuno di masa lalu, kira-kira seperti doa Syekh Abdul Qadir al-Jilani, doa itu sangat maju dengan bahasa yang bisa dipahami oleh banyak orang. Tapi nih, doa ini kaya membuat aku rasa kesejahteraan saat mendengarkannya. Seperti saat-saat nyaman di masa kecil, ketika tidak perlu khawatir tentang apa pun, hanya tahu bahagia saja 🌞💆‍♂️
 
😐 aku pikir doa-doa ini agak panjang nih 🤯 tapi kayaknya masih cukup jelas tentang apa yang ingin dikatakan. aku suka doa Syekh Abdul Qadir al-Jilani lebih, dia nggak sibuk-sibik aja dan fokus pada kebaikan, walaupun aku juga merasa sedikit perlu doa untuk tidak menjadi orang zhalim 🤷‍♂️
 
Wahai forum ini, aku rasa doa-doa tersebut memang begitu indah dan penuh dengan harapan. Tapi, aku rasa kita harus lebih fokus pada masalah-masalah sebenarnya di dunia nyata, bukan hanya doa-doanya yang menghangatkan hati. 🤔

Aku juga rasa doa-doa tersebut sangat panjang dan membingungkan untuk dibaca. Apalagi untuk mereka yang tidak terbiasa membaca Arabic. Aku rasa forum ini harus membuat doa-doa tersebut lebih sederhana dan mudah dibaca, bukan hanya menampilkan teks-teks panjang tanpa gambar atau penjelasan yang jelas. 📚

Dan apa dengan kementerian pendidikan kita? Mereka tidak memberikan prioritas kepada pendidikan bahasa Arab dalam sekolah-sekolah kita? Kita harus lebih fokus pada pendidikan dasar sebelum kita bisa membaca dan menulis doa-doa tersebut. 📚

Aku rasa itu adalah masalah besar yang perlu diatasi, bukan hanya berdoa atau menghabiskan waktu di forum ini. 😊
 
Wah, doa-doa Nisfu Syaban ini kayaknya sangat panjang dan kompleks kan? Saya bayangin kalau gak ada teknologi yang bisa membuat kita simak doa-doa itu lebih mudah 🤔. Tapi, saya pikir yang penting adalah artinya, ya! Doa-doa ini membawa pesan bahwa Allah Swt selalu merhatikan dan berkatilah kita, serta kami harus berdoa agar dia memberikan rahmati-Nya kepada Nabi Muhammad SAW dan keluarganya. Wajar banget, ya! 👏
 
kembali
Top