Pernahkah Anda memikirkan bahwa perayaan Epifani, hari raya yang diingat sebagai "Natal Kecil" oleh umat Katolik, adalah kesempatan untuk merayakan kehadiran Tuhan di dunia ini? Di awal tahun, umat Katolik merayakan Epifani sebagai Hari Raya Penampakan Tuhan. Pada pekan Epifani, umat biasanya menerima kapur epifani yang telah diberkati di gereja lalu menggunakannya untuk menulis tanda '20 CMB 26' di kusen pintu rumah.
Ritual sederhana ini dikenal sebagai tradisi pemberkatan rumah, sebuah praktik devosional yang hidup dalam Gereja. Penulisan tanda epifani sendiri dapat dilakukan saat hari raya atau beberapa hari sesudahnya, dipimpin oleh kepala keluarga atau dilakukan bersama seluruh anggota keluarga.
Tata cara penulisan doa epifani? Bagaimana makna tradisi tersebut? Meskipun sering kita temui, tetapi banyak yang tidak tahu tentang tanda "20 CMB 26" dan arti di baliknya. Tradisi ini melibatkan ibadah singkat di rumah, berikut adalah langkah-langkahnya:
- Sediakan kapur tulis yang telah diberkati.
- Kumpulkan seluruh anggota keluarga untuk berkumpul di depan pintu utama rumah.
- Doa Pembukaan: Pemimpin mengucapkan doa pembukaan, "Pertolongan kita datang dalam nama Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi."
- Umat berseru, "Tuhan beserta kita!"
- Umat berseru kembali, "Sekarang dan selama-lamanya. Amin."
Setelah itu pemimpin membaca doa berkat untuk rumah:
"Marilah berdoa, Ya Allah Bapa pencipta langit dan bumi, Engkau mewahyukan Putra-Mu yang tunggal kepada segala bangsa dengan bimbingan bintang."
- Pemimpin membaca doa berkat untuk rumah:
"Semoga Kami diberkati dengan kesehatan, kebaikan hati, kelemah lembutan dan taat setia pada perintah-Mu."
Ritual sederhana ini dikenal sebagai tradisi pemberkatan rumah, sebuah praktik devosional yang hidup dalam Gereja. Penulisan tanda epifani sendiri dapat dilakukan saat hari raya atau beberapa hari sesudahnya, dipimpin oleh kepala keluarga atau dilakukan bersama seluruh anggota keluarga.
Tata cara penulisan doa epifani? Bagaimana makna tradisi tersebut? Meskipun sering kita temui, tetapi banyak yang tidak tahu tentang tanda "20 CMB 26" dan arti di baliknya. Tradisi ini melibatkan ibadah singkat di rumah, berikut adalah langkah-langkahnya:
- Sediakan kapur tulis yang telah diberkati.
- Kumpulkan seluruh anggota keluarga untuk berkumpul di depan pintu utama rumah.
- Doa Pembukaan: Pemimpin mengucapkan doa pembukaan, "Pertolongan kita datang dalam nama Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi."
- Umat berseru, "Tuhan beserta kita!"
- Umat berseru kembali, "Sekarang dan selama-lamanya. Amin."
Setelah itu pemimpin membaca doa berkat untuk rumah:
"Marilah berdoa, Ya Allah Bapa pencipta langit dan bumi, Engkau mewahyukan Putra-Mu yang tunggal kepada segala bangsa dengan bimbingan bintang."
- Pemimpin membaca doa berkat untuk rumah:
"Semoga Kami diberkati dengan kesehatan, kebaikan hati, kelemah lembutan dan taat setia pada perintah-Mu."