Kalau nonton ke kasus ini, aku pikir kalo si tersangka itu benar-benar salah dan tidak mau jujur tentang pajaknya. Makanya dia buat fiktif, aja. Tapi apa yang terjadi di dalam pikiran dia? Mungkin dia benar-benar butuh bantuan dari orang lain atau mungkin dia nggak punya uang untuk bayar paunya.
Aku pikir kalau kita harus menghormati si terusangka itu, tapi juga kita harus mengingatkan dia tentang hukum. Kita tidak boleh membiarkan orang yang salah mau menyeberang ke sisi yang benar. Makanya, saya senang melihat DJP dan kejaksaan bekerja sama untuk menangkap si terusangka itu dan memberikan saksi yang penting.
Aku rasa kita juga harus ingatkan diri kita sendiri tentang pentingnya membayar pajak secara tepat dan waktu. Jangan jadi seperti si terusangka, yang nanti akhirnya tertangkap. Bayangkan aja kalau kita sendiri yang menjadi saksi di kasus ini...