Ditpolairud Polda Metro Jaya melakukan patroli keamanan di wilayah Pluit, Jakarta Utara, untuk mengantisipasi dampak curah hujan tinggi dan potensi banjir kiriman dari wilayah Bogor dan Katulampa. Patroli ini dilakukan oleh 10 personel SAR Ditpolairud yang ditempatkan di satu unit perahu karet dan satu unit skiff boat untuk melakukan pemantauan di wilayah permukiman yang rawan terdampak banjir.
Personel SAR tersebut melakukan kontrol di sekitar permukiman warga serta melakukan perondaan untuk memastikan kondisi tetap terkendali. Direktur Polairud Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mustofa, mengatakan patroli ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman sekaligus memberikan rasa tenang kepada masyarakat.
Selain patroli, petugas juga memberikan imbuhan kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi cuaca yang masih kurang bersahabat. Mereka meminta warga untuk tetap waspada dan segera melapor kepada petugas apabila terjadi peningkatan debit air atau situasi darurat.
Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya siap siaga 1x24 jam untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir. Hingga patroli berlangsung, ketinggian air di kawasan Pluit terpantau masih relatif tinggi.
Personel SAR tersebut melakukan kontrol di sekitar permukiman warga serta melakukan perondaan untuk memastikan kondisi tetap terkendali. Direktur Polairud Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mustofa, mengatakan patroli ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman sekaligus memberikan rasa tenang kepada masyarakat.
Selain patroli, petugas juga memberikan imbuhan kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi cuaca yang masih kurang bersahabat. Mereka meminta warga untuk tetap waspada dan segera melapor kepada petugas apabila terjadi peningkatan debit air atau situasi darurat.
Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya siap siaga 1x24 jam untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir. Hingga patroli berlangsung, ketinggian air di kawasan Pluit terpantau masih relatif tinggi.