Dinas Kesehatan Bali, Provinsi Bali, menginformasikan dua orang dari Pulau Dewata ini terjangkit virus influenza A (H3N2) atau yang dikenal sebagai super flu. Pernyataan ini dibuat oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bali, I Gusti Ayu Raka Susanti.
Tidak menyangka, pasien ini memiliki gejala demam dan sesak napas selama bulan Oktober lalu. Pada saat itu, kedua orang tersebut diawasi karena mereka melakukan perjalanan di Denpasar. Namun, setelah dilakukan penyelidikan, kedua pasiennya sudah sembuh dan kembali beraktivitas seperti biasa.
Dikatakan, pihak Dinkes Bali telah menantang kepercayaan masyarakat untuk mengatasi virus ini karena hasilnya sudah cukup lama. Kedua kasus positif ini terjadi setelah sekitar 126 sampel cairan saluran pernapasan pasien dikirimkan ke laboratorium rujukan nasional.
Sementara itu, Puskesmas Bali juga akan memantau hingga tingkat ini dan meningkatkan kewaspadaan mengenai influenza. Tim pemantauan juga telah melakukan tindakan untuk mencegah penyebaran virus ini.
Tidak menyangka, pasien ini memiliki gejala demam dan sesak napas selama bulan Oktober lalu. Pada saat itu, kedua orang tersebut diawasi karena mereka melakukan perjalanan di Denpasar. Namun, setelah dilakukan penyelidikan, kedua pasiennya sudah sembuh dan kembali beraktivitas seperti biasa.
Dikatakan, pihak Dinkes Bali telah menantang kepercayaan masyarakat untuk mengatasi virus ini karena hasilnya sudah cukup lama. Kedua kasus positif ini terjadi setelah sekitar 126 sampel cairan saluran pernapasan pasien dikirimkan ke laboratorium rujukan nasional.
Sementara itu, Puskesmas Bali juga akan memantau hingga tingkat ini dan meningkatkan kewaspadaan mengenai influenza. Tim pemantauan juga telah melakukan tindakan untuk mencegah penyebaran virus ini.