Diklat PPIH 2026 Harus Membangun Petugas Haji yang Kuat, Profesional dan Berintegritas. Kementerian Haji dan Umrah resmi menggelar pendidikan dan latihan (Diklat) Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Diklat ini menargetkan petugas yang kuat secara fisik, profesional, dan berintegritas.
Berdasarkan sinyal dari Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Mayjen TNI Purn, Dendi Suryadi, diklat ini sangat penting untuk menghadirkan petugas yang berintegritas dan profesional. Petugas haji harus memiliki fisik yang kuat karena 90 persen ibadah haji adalah ibadah fisik. Selain itu, mentalnya harus tangguh dalam melayani jemaah haji, karena memang mereka menjadi pelayan.
Dendi juga mengatakan bahwa di antara empat sasaran yang akan dibantu oleh diklat ini adalah pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni sesuai tugasnya masing-masing. Selain itu, adanya bonding dan persatuan yang kuat di antara para petugas juga akan dijadikan prioritasnya.
Diklat ini sendiri dilaksanakan selama 20 hari dan terdiri dari dua minggu latihan. Pada minggu pertama dilakukan metode "baris berbaris" sedangkan pada minggu kedua materi diklat disesuaikan dengan tugas dan fungsi masing-masing.
Berdasarkan sinyal dari Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Mayjen TNI Purn, Dendi Suryadi, diklat ini sangat penting untuk menghadirkan petugas yang berintegritas dan profesional. Petugas haji harus memiliki fisik yang kuat karena 90 persen ibadah haji adalah ibadah fisik. Selain itu, mentalnya harus tangguh dalam melayani jemaah haji, karena memang mereka menjadi pelayan.
Dendi juga mengatakan bahwa di antara empat sasaran yang akan dibantu oleh diklat ini adalah pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni sesuai tugasnya masing-masing. Selain itu, adanya bonding dan persatuan yang kuat di antara para petugas juga akan dijadikan prioritasnya.
Diklat ini sendiri dilaksanakan selama 20 hari dan terdiri dari dua minggu latihan. Pada minggu pertama dilakukan metode "baris berbaris" sedangkan pada minggu kedua materi diklat disesuaikan dengan tugas dan fungsi masing-masing.