Presiden Prabowo Subianto memandatkan BUMN kapal-kereta api harus bertanggung jawab dalam menciptakan pertumbuhan industri, kata COO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Dony Oskaria.
Presiden Prabowo Subianto memandatkan BUMN kapal-kereta api harus bertanggung jawab dalam menciptakan pertumbuhan industri. Danantara tengah merancang roadmap pertumbuhan industri nasional, kata Dony Oskaria, COO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Industri nasional harus bertumbuh dan berkembang dengan baik, kata dia.
Danantara tengah melaksanakan proyek-proyek untuk membangun dan mendongkrak perkembangan industrialisasi dan hilirisasi di Indonesia. Salah satu contoh adalah penyehatan BUMN baja PT Krakatau Steel Tbk, serta pembangunan pabrik baja baru berkapasitas 3 juta ton per tahun.
Dony juga mengatakan bahwa Danantara akan merancang roadmap untuk industrialisasi kapal-kapal yang ada di lingkungan perusahaan. Misalnya, PT PAL Indonesia (Persero) yang dirancang menjadi anchor industri perkapalan nasional.
Danantara akan merger perusahaan-perusahaan terkait industri perkapalan. Dampaknya adalah seluruh perusahaan yang membutuhkan manufaktur kapal harus dilakukan di PT PAL, kata dia. Tujuannya untuk meningkatkan industri perkapalan dan mengurangi impor.
Sementara itu, Danantara juga akan melaksanakan proyek-proyek untuk meningkatkan industrialisasi baja di Indonesia. Salah satu contoh adalah pembangunan pabrik baja baru berkapasitas 3 juta ton per tahun yang akan dibuka dalam beberapa bulan ke depan.
Dony juga mengatakan bahwa peningkatan industri baja di Indonesia sangat penting untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Presiden Prabowo Subianto memandatkan BUMN kapal-kereta api harus bertanggung jawab dalam menciptakan pertumbuhan industri. Danantara tengah merancang roadmap pertumbuhan industri nasional, kata Dony Oskaria, COO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Industri nasional harus bertumbuh dan berkembang dengan baik, kata dia.
Danantara tengah melaksanakan proyek-proyek untuk membangun dan mendongkrak perkembangan industrialisasi dan hilirisasi di Indonesia. Salah satu contoh adalah penyehatan BUMN baja PT Krakatau Steel Tbk, serta pembangunan pabrik baja baru berkapasitas 3 juta ton per tahun.
Dony juga mengatakan bahwa Danantara akan merancang roadmap untuk industrialisasi kapal-kapal yang ada di lingkungan perusahaan. Misalnya, PT PAL Indonesia (Persero) yang dirancang menjadi anchor industri perkapalan nasional.
Danantara akan merger perusahaan-perusahaan terkait industri perkapalan. Dampaknya adalah seluruh perusahaan yang membutuhkan manufaktur kapal harus dilakukan di PT PAL, kata dia. Tujuannya untuk meningkatkan industri perkapalan dan mengurangi impor.
Sementara itu, Danantara juga akan melaksanakan proyek-proyek untuk meningkatkan industrialisasi baja di Indonesia. Salah satu contoh adalah pembangunan pabrik baja baru berkapasitas 3 juta ton per tahun yang akan dibuka dalam beberapa bulan ke depan.
Dony juga mengatakan bahwa peningkatan industri baja di Indonesia sangat penting untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.