Grooming anak bukan sekedar percakapan santai di antara orang dewasa dan anak, melainkan proses manipulasi psikologis yang dilakukan secara bertahap dan terencana oleh orang dewasa.
Dampaknya bisa mengancam kesehatan mental anak, tidak hanya berupa luka fisik, tapi juga mempengaruhi cara mereka memandang diri sendiri, orang lain, dan hubungan di masa depan. Dengan demikian, penting untuk mendeteksi tanda-tanda anak yang mengalami grooming , seperti perubahan perilaku atau komunikasi tertutup.
Apabila diperlukan, orang tua bisa melapor ke pihak berwenang untuk memproses pelaku dan mencegah terulangnya pengalaman serupa.
Dampaknya bisa mengancam kesehatan mental anak, tidak hanya berupa luka fisik, tapi juga mempengaruhi cara mereka memandang diri sendiri, orang lain, dan hubungan di masa depan. Dengan demikian, penting untuk mendeteksi tanda-tanda anak yang mengalami grooming , seperti perubahan perilaku atau komunikasi tertutup.
Apabila diperlukan, orang tua bisa melapor ke pihak berwenang untuk memproses pelaku dan mencegah terulangnya pengalaman serupa.