Pandangan dari CIO Danantara, Pandu Sjahrir, mengenai keputusan MSCI membekukan rebalancing indeks saham Indonesia (IHSG) dianggap sebagai "wake-up call" yang sangat dibutuhkan bagi regulator pasar modal tanah air. Menurutnya, kejadian ini bukanlah hal mengejutkan dan sebenarnya dapat diantisipasi, karena ia sudah membaca laporan MSCI yang menyoroti masalah utama terkait transparansi kepemilikan saham.
Pandu mengingatkan bahwa keputusan MSCI sudah sangat jelas dan kini saatnya regulator bertindak. Ia menyoroti daftar negara frontier market MSCI yang kini menjadi tujuan persiapan Indonesia, seperti Bangladesh, Pakistan, dan negara-negara Afrika Barat. Menurutnya, ini adalah cita-cita dari regulasi yang seharusnya diikuti oleh regulator.
Sebagai pelaku pasar, Danantara berharap adanya pasar modal yang lebih dalam, sehat, dan baik. Pandu menilai langkah MSCI tepat dan harus disikapi dengan bijak, bukan dengan defensif. Ia juga berpesan bahwa jika tidak mau berubah, maka akan diubah oleh keadaan.
"Dan saya selalu diingetin Ya kalau kita gak berubah, nanti kita diubah," katanya. "Jadi ini seperti reminder yang sangat dibutuhkan. Makanya saya banyak berterima kasih juga dengan reminder dari MSCI. Don't be so sensitive. Gimana kalau ada kritik, kita gak boleh langsung defensive."
Pandu Sjahrir mengingatkan bahwa keputusan MSCI sudah sangat jelas dan kini saatnya regulator bertindak untuk menerapkan perubahan yang dibutuhkan. Ia berharap adanya pasar modal yang lebih dalam, sehat, dan baik di Indonesia.
Pandu mengingatkan bahwa keputusan MSCI sudah sangat jelas dan kini saatnya regulator bertindak. Ia menyoroti daftar negara frontier market MSCI yang kini menjadi tujuan persiapan Indonesia, seperti Bangladesh, Pakistan, dan negara-negara Afrika Barat. Menurutnya, ini adalah cita-cita dari regulasi yang seharusnya diikuti oleh regulator.
Sebagai pelaku pasar, Danantara berharap adanya pasar modal yang lebih dalam, sehat, dan baik. Pandu menilai langkah MSCI tepat dan harus disikapi dengan bijak, bukan dengan defensif. Ia juga berpesan bahwa jika tidak mau berubah, maka akan diubah oleh keadaan.
"Dan saya selalu diingetin Ya kalau kita gak berubah, nanti kita diubah," katanya. "Jadi ini seperti reminder yang sangat dibutuhkan. Makanya saya banyak berterima kasih juga dengan reminder dari MSCI. Don't be so sensitive. Gimana kalau ada kritik, kita gak boleh langsung defensive."
Pandu Sjahrir mengingatkan bahwa keputusan MSCI sudah sangat jelas dan kini saatnya regulator bertindak untuk menerapkan perubahan yang dibutuhkan. Ia berharap adanya pasar modal yang lebih dalam, sehat, dan baik di Indonesia.