Cina Mimpikan Renminbi Sejadi Mata Uang Global, Apa Bedanya dengan Yuan?
Presiden Cina Xi Jinping secara eksplisit mengungkapkan ambisi menjadikan renminbi sebagai mata uang global utama. Ambisinya ini ditujukan ketika mata uang dolar AS semakin lemah dalam beberapa waktu terakhir.
Pernyataan tersebut dilansir dari jurnal teoritis Partai Komunis Cina, Qiushi. Menurut Xi Jinping, perlu ada "bank sentral yang kuat" dan efektif, serta "lembaga keuangan yang kompetitif" dalam menjadikan renminbi menjadi mata uang cadangan global.
Xi Jinping juga menyatakan bahwa rencana itu dapat direalisasikan apabila Cina memiliki tiga komponen utama. Ketiganya adalah bank sentral yang kuat dan efektif, lembaga keuangan yang kompetitif secara internasional, serta pusat keuangan internasional yang berpengaruh secara global.
Dengan rencana tersebut, penetrasi Cina dalam perdagangan valuta dunia diproyeksikan akan meningkat. Hal ini dapat dilakukan di tengah momentum pelemahan dolar AS yang diprediksi akan terus terjadi.
Mata uang Cina bernama Renminbi atau Yuan? Mengapa Istilah tersebut Digunakan Secara Simultan?
Kedua istilah tersebut sebenarnya merujuk pada satu mata uang yang sama. Hal ini bukan berarti Cina punya dua mata uang yang berlaku pada satu waktu.
Penggunaan nama mata uang memiliki perbedaan dengan Indonesia. Di Indonesia, nama mata uang dan satuan hitung utamanya sama-sama menggunakan rupiah. Namun, di Cina, uang yang digunakan dalam transaksi bernama renminbi. Sedangkan satuan yang digunakan untuk menyebut jumlah renminbi adalah yuan.
Jadi, apabila Anda membeli sekangki kopi di restoran Cina, harga kopi itu diperjualbelikan dengan nilai 10, bukan 10 renminbi, melainkan 10 yuan.
Presiden Cina Xi Jinping secara eksplisit mengungkapkan ambisi menjadikan renminbi sebagai mata uang global utama. Ambisinya ini ditujukan ketika mata uang dolar AS semakin lemah dalam beberapa waktu terakhir.
Pernyataan tersebut dilansir dari jurnal teoritis Partai Komunis Cina, Qiushi. Menurut Xi Jinping, perlu ada "bank sentral yang kuat" dan efektif, serta "lembaga keuangan yang kompetitif" dalam menjadikan renminbi menjadi mata uang cadangan global.
Xi Jinping juga menyatakan bahwa rencana itu dapat direalisasikan apabila Cina memiliki tiga komponen utama. Ketiganya adalah bank sentral yang kuat dan efektif, lembaga keuangan yang kompetitif secara internasional, serta pusat keuangan internasional yang berpengaruh secara global.
Dengan rencana tersebut, penetrasi Cina dalam perdagangan valuta dunia diproyeksikan akan meningkat. Hal ini dapat dilakukan di tengah momentum pelemahan dolar AS yang diprediksi akan terus terjadi.
Mata uang Cina bernama Renminbi atau Yuan? Mengapa Istilah tersebut Digunakan Secara Simultan?
Kedua istilah tersebut sebenarnya merujuk pada satu mata uang yang sama. Hal ini bukan berarti Cina punya dua mata uang yang berlaku pada satu waktu.
Penggunaan nama mata uang memiliki perbedaan dengan Indonesia. Di Indonesia, nama mata uang dan satuan hitung utamanya sama-sama menggunakan rupiah. Namun, di Cina, uang yang digunakan dalam transaksi bernama renminbi. Sedangkan satuan yang digunakan untuk menyebut jumlah renminbi adalah yuan.
Jadi, apabila Anda membeli sekangki kopi di restoran Cina, harga kopi itu diperjualbelikan dengan nilai 10, bukan 10 renminbi, melainkan 10 yuan.