Banjir di Bekasi, Tol Tarumajaya Dibuka untuk Pemotor yang Terjebak di Banjir. Kekacauan itu terjadi saat cuaca hujan deras dan banjir menggenangi jalur arteri di Marunda Center, Bekasi.
Pada pagi tadi, sekitar pukul 08.00 WIB, Alman Syafira dari Bekasi sedang dalam perjalanan menuju kantornya di Jakarta saat jalan utama di kawasan Marunda Center arah Jakarta terendam banjir. Dia tidak memiliki opsi lain, sehingga berbondong-bondong ke pintu tol gerbang Tol Tarumajaya Bekasi untuk meminta izin masuk.
Pada saat itu, menurut Alma, jalan utama di kawasan Marunda Center arah Jakarta terendam banjir dan cuaca sedang hujan deras. Dia kemudian meminta izin masuk melalui pintu tol gerbang Tol Tarumajaya Bekasi dengan berbondong-bondong ke arah pintu tol.
Alma menyatakan bahwa ia tidak tahu diberi izin atau tidak, tapi akhirnya semua pemotor bisa masuk lewat tol dari pintu Tol Tarumajaya Bekasi hingga keluar Koja. Bahkan, beberapa pemotor lain juga terjebak banjir di Tanjung Priok.
Lantaran itu, langkah yang diambil oleh Kainduk PJR Cikampek, AKP Sandy Titah Nugroho, merupakan kondisi di luar kendali. Sandy menjelaskan bahwa ratusan pemotor dikawal PJR induk Cikampek dari GT Tarumajaya Bekasi hingga GT Semper Jakarta Utara.
Sandy menyatakan bahwa diskresi dilakukan mengingat kondisi 'Force Majeure' atau di luar kendali, yaitu banjir yang menjadi penyebab utama berkumpulnya masyarakat dengan jumlah banyak.
Pada pagi tadi, sekitar pukul 08.00 WIB, Alman Syafira dari Bekasi sedang dalam perjalanan menuju kantornya di Jakarta saat jalan utama di kawasan Marunda Center arah Jakarta terendam banjir. Dia tidak memiliki opsi lain, sehingga berbondong-bondong ke pintu tol gerbang Tol Tarumajaya Bekasi untuk meminta izin masuk.
Pada saat itu, menurut Alma, jalan utama di kawasan Marunda Center arah Jakarta terendam banjir dan cuaca sedang hujan deras. Dia kemudian meminta izin masuk melalui pintu tol gerbang Tol Tarumajaya Bekasi dengan berbondong-bondong ke arah pintu tol.
Alma menyatakan bahwa ia tidak tahu diberi izin atau tidak, tapi akhirnya semua pemotor bisa masuk lewat tol dari pintu Tol Tarumajaya Bekasi hingga keluar Koja. Bahkan, beberapa pemotor lain juga terjebak banjir di Tanjung Priok.
Lantaran itu, langkah yang diambil oleh Kainduk PJR Cikampek, AKP Sandy Titah Nugroho, merupakan kondisi di luar kendali. Sandy menjelaskan bahwa ratusan pemotor dikawal PJR induk Cikampek dari GT Tarumajaya Bekasi hingga GT Semper Jakarta Utara.
Sandy menyatakan bahwa diskresi dilakukan mengingat kondisi 'Force Majeure' atau di luar kendali, yaitu banjir yang menjadi penyebab utama berkumpulnya masyarakat dengan jumlah banyak.