Maksudnya sih kasus Ammar Zoni, gak sabar banget dengerin dia dipenjara atas tuduhan yang bikin korannya kesulitan nyakap mengakui. Saya pikir ini bukan masalah antara korban dan pelaku, tapi lebih fokus pada bagaimana penegakan hukum itu sendiri.
Dalam kasus seperti ini, saya rasa penting banget kita mempertimbangkan efeknya terhadap korban. Apalagi kalau korban masih kecil atau butuh waktu yang lama untuk pulih dari trauma. Saya ingat masa SMAku, ada seorang teman yang dipenjara karena kesalahannya, tapi dia tidak pernah melakukan hal yang sama lagi. Tapi kemudian dia dihukum dengan duras yang sangat berat, sehingga dia tidak bisa melanjutkan pendidikannya.
Saya rasa penegakan hukum harus lebih bijak dan mempertimbangkan kebutuhan korban. Jangan sekali-kali kita lupa bahwa setiap orang yang dipenjara memiliki keluarga yang tergantung padanya.