Selamat Hari Pers Nasional 2026, kita harus mengingat jati diri pers Indonesia yang sudah dimulai sejak lama. Peringatan hari ini merupakan momen untuk kembali menilik semangat Tirto Adhi Soeryo di masa Medan Prijaji, dan mengembalikan marwah pers sebagai suara bagi mereka yang tak terdengar.
Hari Pers Nasional dirayakan tiap 9 Februari, lahir dari organisasi profesi wartawan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada tahun 1914. Namun, ada perdebatan panjang mengenai kelayakan hari ini sebagai hari nasional baru, karena ada yang menyatakan bahwa hari ini seharusnya tidak merujuk pada kelahiran organisasi tertentu, melainkan pada kemunculan surat kabar pertama yang dikelola oleh bangsa sendiri, yaitu Medan Prijaji pada Januari 1907.
Di era kecerdasan buatan ini, kejujuran jurnalis adalah kemewahan, teruslah menjadi mata bagi keadilan! Kita harus mengingat dan berintegritas di tengah arus disrupsi.
Hari Pers Nasional dirayakan tiap 9 Februari, lahir dari organisasi profesi wartawan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada tahun 1914. Namun, ada perdebatan panjang mengenai kelayakan hari ini sebagai hari nasional baru, karena ada yang menyatakan bahwa hari ini seharusnya tidak merujuk pada kelahiran organisasi tertentu, melainkan pada kemunculan surat kabar pertama yang dikelola oleh bangsa sendiri, yaitu Medan Prijaji pada Januari 1907.
Di era kecerdasan buatan ini, kejujuran jurnalis adalah kemewahan, teruslah menjadi mata bagi keadilan! Kita harus mengingat dan berintegritas di tengah arus disrupsi.