Bupati Klaten Hadiri Upacara Bersih Sendang Sinongko, Warga Guyub Bersama
Dalam rangka melestarikan tradisi masyarakat setempat, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo hadir dalam upacara Bersih Sendang Sinongko di Dukuh Tegalduwur, Desa Pokak, Kecamatan Ceper. Acara tahunan ini melibatkan penyembelihan 50 ekor kambing sebagai bentuk syukur kepada Tuhan dan mempererat tali silaturrahmi antar warga.
Dalam sambutannya, Bupati Hamenang menyatakan apresiasi tinggi terhadap masyarakat yang menjaga warisan budaya leluhur. Menurutnya, tradisi Bersih Sendang memiliki nilai kebersamaan, gotong royong, rasa syukur, dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan yang sangat penting untuk dipertahankan.
Selain itu, Bupati juga menegaskan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, terutama sumber mata air yang semakin berkurang. Kebutuhan air di Desa Pokak sangat vital untuk pengairan persawahan para petani, yang pada akhirnya berdampak pada ketahanan pangan di masa mendatang.
Dalam upacara ini, warga Desa Pokak juga menunjukkan kesadaran akan pentingnya melestarikan tradisi budaya dan lingkungan. Dengan hadirnya Bupati Hamenang, diharapkan masyarakat Desa Pokak semakin guyub dan rukun. Kerukunan di lingkungan desa akan menciptakan kondisi yang kondusif bagi pembangunan.
Upacara Bersih Sendang Sinongko ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai budaya masih dapat dipertahankan di tengah arus modernisasi. Dengan melestarikan tradisi semacam ini, kita tidak hanya menjaga warisan leluhur tetapi juga memperkuat persatuan dan kesatuan di antara kita.
Dalam rangka melestarikan tradisi masyarakat setempat, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo hadir dalam upacara Bersih Sendang Sinongko di Dukuh Tegalduwur, Desa Pokak, Kecamatan Ceper. Acara tahunan ini melibatkan penyembelihan 50 ekor kambing sebagai bentuk syukur kepada Tuhan dan mempererat tali silaturrahmi antar warga.
Dalam sambutannya, Bupati Hamenang menyatakan apresiasi tinggi terhadap masyarakat yang menjaga warisan budaya leluhur. Menurutnya, tradisi Bersih Sendang memiliki nilai kebersamaan, gotong royong, rasa syukur, dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan yang sangat penting untuk dipertahankan.
Selain itu, Bupati juga menegaskan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, terutama sumber mata air yang semakin berkurang. Kebutuhan air di Desa Pokak sangat vital untuk pengairan persawahan para petani, yang pada akhirnya berdampak pada ketahanan pangan di masa mendatang.
Dalam upacara ini, warga Desa Pokak juga menunjukkan kesadaran akan pentingnya melestarikan tradisi budaya dan lingkungan. Dengan hadirnya Bupati Hamenang, diharapkan masyarakat Desa Pokak semakin guyub dan rukun. Kerukunan di lingkungan desa akan menciptakan kondisi yang kondusif bagi pembangunan.
Upacara Bersih Sendang Sinongko ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai budaya masih dapat dipertahankan di tengah arus modernisasi. Dengan melestarikan tradisi semacam ini, kita tidak hanya menjaga warisan leluhur tetapi juga memperkuat persatuan dan kesatuan di antara kita.