BTN Tumbuh 8,6 Persen, Nilai Aset Kini Rp510 Triliun
Pemerintahan Bank Tabungan Negara (BTN) telah berhasil menyelesaikan kinerja tahunan kecil-kecilan di atas target. Menurut data yang diterbitkan oleh direktur utama Nixon LP Napitupulu, total aset perseroan meningkat sebesar 8,6 persen secara tahunan atau "year on year" (yoy). Dengan kenaikan tersebut, nilai aset BTN kini mencapai sekitar Rp510 triliun.
Dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT BTN Tbk di gedung pusat Jakarta, Nixon menyatakan bahwa peningkatan ini ditopang oleh pertumbuhan kredit serta dana pihak ketiga yang tetap positif dan sehat. Rasio keuangan BTN juga terjaga dan berada di atas ketentuan minimal regulator.
Menurut Nixon, strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat struktur organisasi, meningkatkan sinergi antar fungsi, serta mempercepat pengambilan keputusan strategis untuk mendukung transformasi bisnis berjalan lebih efektif dan memberikan kontribusi bagi penguatan ekonomi.
Sebelumnya, total aset BTN pada 2024 mencapai Rp469,61 triliun atau tumbuh tujuh persen secara tahunan dibanding total aset BTN pada 2023 dengan nilai Rp438,75 triliun.
Pemerintahan Bank Tabungan Negara (BTN) telah berhasil menyelesaikan kinerja tahunan kecil-kecilan di atas target. Menurut data yang diterbitkan oleh direktur utama Nixon LP Napitupulu, total aset perseroan meningkat sebesar 8,6 persen secara tahunan atau "year on year" (yoy). Dengan kenaikan tersebut, nilai aset BTN kini mencapai sekitar Rp510 triliun.
Dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT BTN Tbk di gedung pusat Jakarta, Nixon menyatakan bahwa peningkatan ini ditopang oleh pertumbuhan kredit serta dana pihak ketiga yang tetap positif dan sehat. Rasio keuangan BTN juga terjaga dan berada di atas ketentuan minimal regulator.
Menurut Nixon, strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat struktur organisasi, meningkatkan sinergi antar fungsi, serta mempercepat pengambilan keputusan strategis untuk mendukung transformasi bisnis berjalan lebih efektif dan memberikan kontribusi bagi penguatan ekonomi.
Sebelumnya, total aset BTN pada 2024 mencapai Rp469,61 triliun atau tumbuh tujuh persen secara tahunan dibanding total aset BTN pada 2023 dengan nilai Rp438,75 triliun.