BRIN Gandeng Kemdiktisaintek Perkuat Ekosistem Riset Nasional

BRIN bekerja sama dengan Kemdiktisaintek untuk mengintegrasikan ekosistem riset nasional. Pada tahun ini, terdapat skema pendanaan senilai Rp8 triliun yang disediakan oleh BRIN. Skema ini mencakup pendanaan pengembangan pengetahuan dan pendanaan hilirisasi. Dalam skema hilirisasi, ada beberapa program pendanaan yang dibagi kembali oleh BRIN seperti RIIM Kompetisi, RIIM Kolaborasi, dan RIIM Startup.
 
Maksudnya brbrin bakal fokus pada integrasi eko riset nasional dgn kemdiktisaintek, tapi apa itu konsekuensinya? Apakah pemerintah mau jadi semuanya mengutamakan penelitian dan pengembangan di bidang teknologi dan ilmu pengetahuan? Atau siapa yang bilang brbrin bakal menyelesaikan masalah lingkungan kita?

Sekarang ini skema pendanaan Rp8 triliun, itu luas banget, tapi gimana caranya nih kalau punya potensi besar tapi juga harus dikelola dengan baik? Saya harap brbrin dan pemerintah bisa jadi strategis dalam pengelolaan sumber daya ini.

Aku rasa program RIIM Kompetisi, Kolaborasi, dan Startup itu penting, tapi perlu diawasi agar tidak hanya fokus pada startup atau investor, tapi juga harus ada kemampuan dan peluang bagi masyarakat umum dan nelayan yang jadi sumber daya laut kita.
 
Saya pikir ini gampang banget diterima oleh masyarakat. Mereka dari BRIN dan Kemdiktisaintek bekerja sama untuk buat skema pendanaan yang bagus aja. Rp8 triliun itu cukup besar, tapi kalau bisa membantu lebih banyak peneliti dan startup nasional maka saya setuju. Saya curiga siapa-siapa juga ingin melihat Indonesia jadi negara yang lebih maju dan berinovasi di bidang teknologi. Program RIIM Kolaborasi bisa memberikan kesempatan kepada para peneliti dan startup untuk bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan besar. Mungkin bisa membuat hasilnya lebih baik lagi. Saya harap skema ini bisa membantu buat Indonesia jadi negara yang lebih maju dan berinovasi. 💡👍
 
Gue pikir ini sangat keren banget! 🤩 SKEMA ini memang akan membantu kita Indonesia jadi lebih kompetitif di bidang riset dan teknologi. Gue senang liat bahwa BRIN bekerja sama dengan Kemdiktisaintek, itu bukti bahwa kita Indonesia benar-benar bisa melakukan hal-hal besar jika kita bekerja sama.

Tapi gue juga pikir ada beberapa kekurangan skema ini. Contohnya, siapa nii yang akan memastikan bahwa dana tersebut digunakan dengan efektif dan efisien? Gue harap skema ini tidak akan jadi 'dipaksa' oleh pihak yang hanya ingin mendapatkan keuntungan dari dana tersebut.

Selain itu, gue juga senang melihat ada beberapa program pendanaan yang dibagi kembali oleh BRIN, seperti RIIM Kompetisi, RIIM Kolaborasi, dan RIIM Startup. Itu akan membantu kita Indonesia jadi lebih 'berani' untuk bereksperimen dan menciptakan hal-hal baru di bidang teknologi.
 
Gue pikir ini salah jalan dari pemerintah. Skema ini terlalu banyak biaya, Rp8 triliun! Gue ragu apakah dana ini cukup untuk mengintegrasikan ekosistem riset nasional? Gue khawatir skema ini hanya akan mengarah pada birokrasi dan korupsi. Apakah ada catatan yang jelas tentang bagaimana dana ini akan digunakan? Tunggu dulu, gue coba cari informasi lebih lanjut... ternyata ada beberapa program yang dibagi kembali oleh BRIN seperti RIIM Kompetisi, RIIM Kolaborasi, dan RIIM Startup. Gue harap program-program ini akan dapat menghasilkan output yang positif, tapi masih ragu apakah dana Rp8 triliun cukup untuk dicapai. 🤔
 
Pesan BRIN tentang kerja sama dengan Kemdiktisaintek untuk mengintegrasikan ekosistem riset nasional itu kayaknya sangat penting nih. Kalau bisa terintegrasi, kita bisa mendapatkan hasil penelitian yang lebih baik dan efisien. Tapi, aku rasa still ada kekurangan ya... Kita masih harus berhati-hati dengan penggunaan dana senilai Rp8 triliun itu. Apakah dana tersebut akan digunakan secara efektif atau nggak?

Aku juga penasaran tentang program RIIM Kompetisi, RIIM Kolaborasi, dan RIIM Startup. Skema seperti ini kayaknya sangat membantu bagi startup dan pengembang teknologi di Indonesia, tapi kita harus monitoring kegiatan-kegiatan tersebut agar bisa meningkatkan efektivitasnya.

Saya juga ingin tahu lebih banyak tentang bagaimana BRIN bekerja sama dengan Kemdiktisaintek untuk mengintegrasikan ekosistem riset nasional ini. Apakah ada rencana yang jelas atau skema yang sudah ditentukan? Aku rasa penjelasan yang lebih jelas akan membantu kita menilai keberhasilan program ini nanti. 🤔
 
Gue penasaran apa itu hilirisasi ya? Apa bedanya dengan pengembangan pengetahuan aja ya... Gue rasa skema pendanaan yang disediakan oleh BRIN Rp8 triliun itu sangat menarik nih! Gue harap skema ini bisa membantu masyarakat Indonesia untuk lebih berinovasi dan bikin product-product Indonesia menjadi lebih baik.

Gue juga penasaran dengan RIIM Kompetisi, RIIM Kolaborasi, dan RIIM Startup apa aja? Apakah itu seperti kompetisi, kolaborasi, atau startup ya? Gue rasa gak sabar nih! Semoga skema ini bisa membantu Indonesia menjadi negara yang lebih maju dan berinovasi! 🚀💡
 
aku pikir itu sangat bagus sekali kalau brin bisa bekerja sama dengan kemdiktisaintek untuk mengintegrasikan ekosistem riset nasional. itulah langkah yang sangat berarti untuk meningkatkan kualitas penelitian kita di indonesia. aku senang melihat bahwa ada skema pendanaan yang besar seperti itu, Rp8 triliun! itu akan sangat membantu kita untuk mengembangkan pengetahuan dan hilirisasi di bidang riset nasional. aku juga suka dengan ide-ide program pendanaan RIIM Kompetisi, RIIM Kolaborasi, dan RIIM Startup. itu akan sangat membantu kita untuk mendukung startup dan usaha kecil yang memiliki potensi besar! saya berharap skema ini bisa berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi pembangunan riset nasional kita 🤞
 
gabungin ekosistem riset nasional itu juga bagus sekali, tapi gini aja, apa tujuan dari segala itu? hanya untuk membangun infrastruktur penelitian saja? kira-kira ada bukti bahwa semuanya itu bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia? aku rasa ada potensi besar untuk membuat teknologi yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari kita, seperti sistem pertanian yang lebih efisien atau sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan... tapi masih banyak hal yang harus diperhatikan. misalnya, bagaimana aset-aset tersebut akan dinetralisir jika sudah tidak lagi digunakan? aku berharap pemerintah bisa memberikan klarifikasi tentang tujuan dan hasil dari program ini... 🤔💡
 
🤔 Saya pikir kalau ini gak salah kalau BRIN dan Kemdiktisaintek bekerja sama kayak gitu, karena memang kita butuh lebih banyak penelitian yang konsisten dan terintegrasi. Skema pendanaan senilai Rp8 triliun itu sebenarnya cukup bermanfaat, tapi aku curiga kalau masih banyak pengecetakan birokrasi dan tidak efisienitas dalam penggunaan dana tersebut. RIIM Kompetisi, RIIM Kolaborasi, dan RIIM Startup programnya juga terdengar bagus, tapi aku harap agar semua program ini bisa dilaksanakan dengan baik dan tidak ada penundaan. 🤞
 
kembali
Top