Polda Metro Jaya melaksanakan monitoring di Terowongan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, setelah terjadi tawuran antarwarga di kawasan tersebut pada awal tahun ini. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman serta kondusif.
Monitoring ini dilaksanakan sejak pagi hari oleh Unit Patroli Brimob Satuan Brimob Polda Metro Jaya dengan menyisir area terowongan dan sekitarnya. Kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas lanjutan serta memberikan rasa aman kepada warga.
Insiden tawuran yang terjadi sehari sebelum monitoring tersebut diduga terjadi dari petasan yang dinyalakan di sekitar Jalan Dr Saharjo atau Terowongan Manggarai, kemudian memicu aksi saling serang menggunakan batu dan petasan. Diduga sekitar 20 orang terlibat dalam tawuran tersebut.
Situasi di lokasi tawuran kemudian dapat dikendalikan dan dinyatakan aman. Pihak Polrestro Jakarta Selatan juga telah mengonfirmasi bahwa ada gas air mata yang terbawa angin sampai mengenai pengguna KRL di Stasiun Manggarai.
Selain itu, kehadiran Brimob merupakan bentuk dukungan terhadap tugas kepolisian kewilayahan. Kombes Polisi Henik Maryanto menekankan bahwa Brimob Polda Metro Jaya siap mendukung upaya kepolisian kewilayahan melalui kehadiran yang preventif, profesional dan humanis guna menjaga ketertiban serta rasa aman masyarakat.
Monitoring ini dilaksanakan sejak pagi hari oleh Unit Patroli Brimob Satuan Brimob Polda Metro Jaya dengan menyisir area terowongan dan sekitarnya. Kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas lanjutan serta memberikan rasa aman kepada warga.
Insiden tawuran yang terjadi sehari sebelum monitoring tersebut diduga terjadi dari petasan yang dinyalakan di sekitar Jalan Dr Saharjo atau Terowongan Manggarai, kemudian memicu aksi saling serang menggunakan batu dan petasan. Diduga sekitar 20 orang terlibat dalam tawuran tersebut.
Situasi di lokasi tawuran kemudian dapat dikendalikan dan dinyatakan aman. Pihak Polrestro Jakarta Selatan juga telah mengonfirmasi bahwa ada gas air mata yang terbawa angin sampai mengenai pengguna KRL di Stasiun Manggarai.
Selain itu, kehadiran Brimob merupakan bentuk dukungan terhadap tugas kepolisian kewilayahan. Kombes Polisi Henik Maryanto menekankan bahwa Brimob Polda Metro Jaya siap mendukung upaya kepolisian kewilayahan melalui kehadiran yang preventif, profesional dan humanis guna menjaga ketertiban serta rasa aman masyarakat.