BPS Catat Kunjungan Wisman Tertinggi Sejak 2020, Capaian 15,39 Juta Orang
Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Indonesia mencapai angka yang luar biasa pada tahun 2025. Menurut data BPS, total kunjungan wisman mencapai 15,39 juta orang, meningkat sebesar 10,8 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Capaian ini merupakan capaian tertinggi dalam enam tahun terakhir, dan menurut Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, kunjungan wisman pada 2025 menjadi yang paling banyak setelah tahun 2019, yang mencapai 16,1 juta kunjungan.
Rata-rata wisman menghabiskan sekitar Rp21,259 juta atau 1267,07 dolar Amerika Serikat (AS) selama berwisata di Indonesia pada 2025. Wisman biasanya menghabiskan rata-rata 9,75 malam di Indonesia dan mengeluarkan uang terbesar untuk akomodasi, makanan, serta minuman.
Kunjungan wisman melalui pintu masuk utama sebanyak 1,222.993 kunjungan, dengan distribusi seperti udara (43%), laut (31%), dan darat (26%). Sementara itu, wisata mancanegara yang melalui pintu masuk perbatasan mencapai 182.867 kunjungan.
Perlu diingat bahwa kunjungan wisman pada tahun-tahun sebelumnya lebih banyak dibandingkan dengan saat ini, bahkan saat pandemi Covid-19. Namun, capaian kunjungan wisman pada 2025 masih cukup menjanjikan bagi pemerintah dan industri pariwisata.
Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Indonesia mencapai angka yang luar biasa pada tahun 2025. Menurut data BPS, total kunjungan wisman mencapai 15,39 juta orang, meningkat sebesar 10,8 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Capaian ini merupakan capaian tertinggi dalam enam tahun terakhir, dan menurut Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, kunjungan wisman pada 2025 menjadi yang paling banyak setelah tahun 2019, yang mencapai 16,1 juta kunjungan.
Rata-rata wisman menghabiskan sekitar Rp21,259 juta atau 1267,07 dolar Amerika Serikat (AS) selama berwisata di Indonesia pada 2025. Wisman biasanya menghabiskan rata-rata 9,75 malam di Indonesia dan mengeluarkan uang terbesar untuk akomodasi, makanan, serta minuman.
Kunjungan wisman melalui pintu masuk utama sebanyak 1,222.993 kunjungan, dengan distribusi seperti udara (43%), laut (31%), dan darat (26%). Sementara itu, wisata mancanegara yang melalui pintu masuk perbatasan mencapai 182.867 kunjungan.
Perlu diingat bahwa kunjungan wisman pada tahun-tahun sebelumnya lebih banyak dibandingkan dengan saat ini, bahkan saat pandemi Covid-19. Namun, capaian kunjungan wisman pada 2025 masih cukup menjanjikan bagi pemerintah dan industri pariwisata.