Banjir Susulan Rendam Lima Kecamatan di Aceh Timur, Warga Dipaksa Beraktivitas
Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, masih menghadapi kondisi banjir susulan yang menyebabkan air sungai meluap ke wilayah terdampak. Menurut Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Aceh Timur, Afifullah, curah hujan tinggi sejak Rabu (7/1/2026) malam menyebabkan genangan air di beberapa lokasi mencapai sedadak orang dewasa.
Lima kecamatan terkena dampak banjir susulan tersebut, yaitu Pante Bidari, Indra Makmu, Banda Alam, Julok, dan Rantau Selamat. Warga beraktivitas di daerah rawan banjir dan sepanjang bantaran sungai harus berhati-hati karena genangan air tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga akses jalan antardesa serta fasilitas umum.
Afifullah mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan banjir, untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu memantau perkembangan cuaca. Ia menekankan keselamatan warga menjadi prioritas utama dan meminta mereka tidak memaksakan aktivitas di area yang tergenang.
Saat ini, BPBD Kabupaten Aceh Timur dan tim gabungan dari instansi terkait sedang melakukan monitoring dan evakuasi apabila ketinggian air terus meningkat. Masyarakat juga diminta melaporkan kepada aparat desa atau petugas BPBD jika terjadi peningkatan ketinggian air secara signifikan.
Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, masih menghadapi kondisi banjir susulan yang menyebabkan air sungai meluap ke wilayah terdampak. Menurut Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Aceh Timur, Afifullah, curah hujan tinggi sejak Rabu (7/1/2026) malam menyebabkan genangan air di beberapa lokasi mencapai sedadak orang dewasa.
Lima kecamatan terkena dampak banjir susulan tersebut, yaitu Pante Bidari, Indra Makmu, Banda Alam, Julok, dan Rantau Selamat. Warga beraktivitas di daerah rawan banjir dan sepanjang bantaran sungai harus berhati-hati karena genangan air tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga akses jalan antardesa serta fasilitas umum.
Afifullah mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan banjir, untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu memantau perkembangan cuaca. Ia menekankan keselamatan warga menjadi prioritas utama dan meminta mereka tidak memaksakan aktivitas di area yang tergenang.
Saat ini, BPBD Kabupaten Aceh Timur dan tim gabungan dari instansi terkait sedang melakukan monitoring dan evakuasi apabila ketinggian air terus meningkat. Masyarakat juga diminta melaporkan kepada aparat desa atau petugas BPBD jika terjadi peningkatan ketinggian air secara signifikan.