Fuad Hasan, pemilik Maktour Travel, diperiksa KPK kembali terkait kasus kuota haji.
Fuad dikatakan hadir di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, sekitar pukul 10.05 WIB. Ia memenuhi panggilan penyidik komisi antirasuah dalam kapasitasnya sebagai saksi kasus tersebut.
Fuad mengaku heran dengan narasi yang menyebut bahwa Maktour mendapatkan ribuan kuota haji khusus pada 2024, padahal, kata dia, Maktour hanya mendapat kuota haji tidak lebih dari 300 kuota.
"Kuota 300 itu bukan rahasia, tapi bagaimana caranya pihak Kemenag berdampung? Tidak sampai 300. Jadi, bayangin begitu yang kalian hebohkan ribuan apa semua, tapi ini hari saya nyatakan bahwa Maktour tidak sampai, terpangkas 50 persen, lebih daripada tahun-tahun sebelumnya," kata Fuad kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK.
Fuad mengaku sangat kesulitan mendapatkan kuota haji. Bahkan, dia dan para jamaahnya harus menggunakan kuota furoda agar tetap dapat berhaji.
"Sangat kesulitan, Jadi makanya ini saya bawa Ketika kami masih membutuhkan dan kita dengar bahwa detik terakhir masih ada kuota sampai 300 buktinya Maktour hanya dapat satu," ujar Fuad.
Pemeriksaan ini merupakan yang kedua kalinya bagi Fuad.
Fuad dikatakan hadir di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, sekitar pukul 10.05 WIB. Ia memenuhi panggilan penyidik komisi antirasuah dalam kapasitasnya sebagai saksi kasus tersebut.
Fuad mengaku heran dengan narasi yang menyebut bahwa Maktour mendapatkan ribuan kuota haji khusus pada 2024, padahal, kata dia, Maktour hanya mendapat kuota haji tidak lebih dari 300 kuota.
"Kuota 300 itu bukan rahasia, tapi bagaimana caranya pihak Kemenag berdampung? Tidak sampai 300. Jadi, bayangin begitu yang kalian hebohkan ribuan apa semua, tapi ini hari saya nyatakan bahwa Maktour tidak sampai, terpangkas 50 persen, lebih daripada tahun-tahun sebelumnya," kata Fuad kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK.
Fuad mengaku sangat kesulitan mendapatkan kuota haji. Bahkan, dia dan para jamaahnya harus menggunakan kuota furoda agar tetap dapat berhaji.
"Sangat kesulitan, Jadi makanya ini saya bawa Ketika kami masih membutuhkan dan kita dengar bahwa detik terakhir masih ada kuota sampai 300 buktinya Maktour hanya dapat satu," ujar Fuad.
Pemeriksaan ini merupakan yang kedua kalinya bagi Fuad.