BPNB Siapkan Tenda Bagi Pelajar Korban Banjir Sumatra Mulai 5 Januari
BNPB siapkan tenda untuk pembelajaran di lokasi bencana di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat mulai Senin (5/1). Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan ada sekolah yang sudah bersih dan layak pakai pada Senin, tetapi ada sekolah yang belum selesai dibersihkan sehingga akan menggunakan tenda.
"Tetapi mungkin ada kondisi-kondisi beberapa sekolah mungkin masih dalam tahap pembersihan. Sementara waktu kita akan mengoptimalkan tenda-tenda sementara untuk proses belajar mengajar," kata Abdul dalam konferensi pers, Sabtu (3/1).
PerSabtu, BNPB melaporkan korban jiwa bencana banjir dan longsor di Sumatra bertambah 10 orang, sehingga menjadi 1.167 orang. Jumlah pengungsi masih tinggi, sebanyak 257.780 orang, yang berkurang signifikan dalam dua hari terakhir.
Muhari juga menjelaskan bahwa masyarakat yang masih tinggal di tempat pengungsian adalah masyarakat yang rumahnya rusak berat atau hanyut akibat banjir dan longsor. Pemerintah akan memperbarui data untuk kebutuhan hunian sementara, DTH ataupun rekapitulasi untuk hunian tetap.
Sementara itu, korban jiwa bencana banjir dan longsor di Aceh Utara juga menambah 10 orang, sehingga menjadi 1.167 orang. Ada 165 orang hilang akibat bencana itu.
BNPB siapkan tenda untuk pembelajaran di lokasi bencana di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat mulai Senin (5/1). Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan ada sekolah yang sudah bersih dan layak pakai pada Senin, tetapi ada sekolah yang belum selesai dibersihkan sehingga akan menggunakan tenda.
"Tetapi mungkin ada kondisi-kondisi beberapa sekolah mungkin masih dalam tahap pembersihan. Sementara waktu kita akan mengoptimalkan tenda-tenda sementara untuk proses belajar mengajar," kata Abdul dalam konferensi pers, Sabtu (3/1).
PerSabtu, BNPB melaporkan korban jiwa bencana banjir dan longsor di Sumatra bertambah 10 orang, sehingga menjadi 1.167 orang. Jumlah pengungsi masih tinggi, sebanyak 257.780 orang, yang berkurang signifikan dalam dua hari terakhir.
Muhari juga menjelaskan bahwa masyarakat yang masih tinggal di tempat pengungsian adalah masyarakat yang rumahnya rusak berat atau hanyut akibat banjir dan longsor. Pemerintah akan memperbarui data untuk kebutuhan hunian sementara, DTH ataupun rekapitulasi untuk hunian tetap.
Sementara itu, korban jiwa bencana banjir dan longsor di Aceh Utara juga menambah 10 orang, sehingga menjadi 1.167 orang. Ada 165 orang hilang akibat bencana itu.