BPNB Mendapat Pinjaman Dana dari Spanyol untuk Kesiapan Mitigasi Bencana 2026
Dalam upaya meningkatkan kesiapan mitigasi bencana di Indonesia, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendapatkan pinjaman dana dari pemerintah Spanyol. Pinjaman ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan penanggulangan bencana dalam aspek pencegahan atau mitigasi.
Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, mengatakan bahwa pinjaman dana ini telah mendapat persetujuan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Pinjaman tersebut akan digunakan untuk meningkatkan kesiapan mitigasi bencana pada tahun 2026.
Menurut Suharyanto, anggaran pencegahan dan mitigasi bencana di Indonesia sangat terbatas dalam lima tahun terakhir. Alokasi anggaran pencegahan hanya berkisar Rp17-19 miliar per tahun. Ia menyatakan bahwa pinjaman dana ini akan membantu meningkatkan kemampuan BNPB dalam pra bencana dan pencegahan.
Selain itu, Suharyanto juga mengatakan bahwa BNPB berupaya untuk memanfaatkan dana siap pakai. Dana siap adalah anggaran yang diberikan kepada BNPB untuk digunakan saat bencana telah terjadi dan wilayah masuk status siaga atau tanggap darurat.
Dengan demikian, pinjaman dana ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesiapan mitigasi bencana di Indonesia dan mengurangi dampak dari bencana alam.
Dalam upaya meningkatkan kesiapan mitigasi bencana di Indonesia, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendapatkan pinjaman dana dari pemerintah Spanyol. Pinjaman ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan penanggulangan bencana dalam aspek pencegahan atau mitigasi.
Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, mengatakan bahwa pinjaman dana ini telah mendapat persetujuan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Pinjaman tersebut akan digunakan untuk meningkatkan kesiapan mitigasi bencana pada tahun 2026.
Menurut Suharyanto, anggaran pencegahan dan mitigasi bencana di Indonesia sangat terbatas dalam lima tahun terakhir. Alokasi anggaran pencegahan hanya berkisar Rp17-19 miliar per tahun. Ia menyatakan bahwa pinjaman dana ini akan membantu meningkatkan kemampuan BNPB dalam pra bencana dan pencegahan.
Selain itu, Suharyanto juga mengatakan bahwa BNPB berupaya untuk memanfaatkan dana siap pakai. Dana siap adalah anggaran yang diberikan kepada BNPB untuk digunakan saat bencana telah terjadi dan wilayah masuk status siaga atau tanggap darurat.
Dengan demikian, pinjaman dana ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesiapan mitigasi bencana di Indonesia dan mengurangi dampak dari bencana alam.