BNPB: 781 Unit Hunian Sementara Siap Dihuni

BNPB Telah Menyediakan Hunian Sementara untuk Korban Bencana Ekologi, Siap Dihuni

Menteri dan lembaga terkait BNPB, terus mengakselerasi pembangunan hunian sementara bagi para korban bencana ekologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sampai saat ini sudah merampungkan 781 unit hunian sementara yang siap dihuni.

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, sebanyak 5.738 unit masih dalam proses pembangunan, dan 50.668 unit rumah rusak akibat bencana ekologi yang melanda wilayah tersebut. Dari jumlah tersebut, 27.860 telah diajukan untuk pembangunan hunian sementara.

Selain itu, BNPB juga terus mengoptimalkan skema bantuan dana tunggu hunian atau DTH. Sampai medio Januari 2026, pengajuan DTH sudah mencapai 15.346 kepala keluarga dengan jumlah rekening penerima yang dapat digunakan mencapai 10.717 rekening. Jumlah penerima bantuan DTH yang telah menerima bantuan ada 2.695 kepala keluarga.

Rekapitulasi BNPB per Jumat, 16 Januari 2026 mencatatkan jumlah korban meninggal dunia akibat bencana Sumatera ini mencapai 1.198 jiwa serta 144 orang masih dinyatakan hilang.
 
Korban bencana ekologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pasti sangat butuh saran kita tentang bagaimana caranya menjaga kesehatan mental saat sedang menghadapi kesulitan hidup. Mau apa sinyal dari BNPB yang memberikan hunian sementara? Sebenarnya sebaiknya mereka fokus juga pada kesehatan mental korban, bukan hanya fisik saja 🤕. Kita harus ingat bahwa bencana tidak hanya membawa kerusakan fisik, tapi juga mempengaruhi pikiran dan emosi kita. Mungkin perlu ada program konseling atau pendidikan tentang bagaimana menghadapi stres dan trauma setelah bencana 🤝.
 
Saya rasa pihak BNPB benar-benar gampang banget dalam memberikan hunian sementara bagi korban bencana ekologi, tapi kira-kira apa yang diinginkan? Mereka cuma membangun hunian sementara saja, tapi kenapa tidak juga memberikan solusi jangka panjang seperti tanah yang stabil atau fasilitas dasar lainnya? Saya pikir itu lebih penting daripada hanya memberikan tempat tinggal sementara aja.
 
Maksudnya siapa tahu kan, setiap kali ada bencana alam yang parah pasti kita harus berani dan waspada. Mereka sudah buat banyak hunian sementara tapi masih banyak yang belum jadi, apa kira-kira masih mau tunggu lama? Dan skema bantuan dana tunggu hunian itu juga harus dioptimalkan, kalau mau aku pikir pengajuan punya DTH itu sangat ramai!
 
Gue pikir BNPB itu lumayan gampang ngawuri korban bencana ekologi, tapi siapa tahu ada yang benar-benar siap dihuni kan? Nah, sebenarnya gue kaget karena sampai saat ini sudah ada 781 unit hunian sementara yang siap diberesikan, itu lumayan banyak. Tapi, masih tergolong banyak korban yang perlu bantuan, kayaknya BNPB harus fokus banget untuk segera menyelesaikan pembangunan hunian sementara dan skema DTH. Gue harap mereka bisa cepat-cepat sehingga korban tidak harus nyari tempat untuk beristirahat malah di luar.
 
apa sih yang jadi dengan bunuhin orang korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat? kenapa gak sibuk aja banget ngembangkan hunian sementara dan dana tunggu hunian itu? padahal udah ada 781 unit hunian sementara yang jadi siap dihuni, tapi masih banyak lagi yang harus segera selesai. apa sih yang bikin prosesnya terlambat? apakah karena tekanan dari pihak lain atau apa?

atau mungkin karena banyak korban yang masih dinyatakan hilang, dan kita nggak tahu siapa sih di balik korban itu. tapi pasti korban itu udah lewatin hidupnya, jadi harus ada caranya agar mereka bisa mendapatkan bantuan yang tepat.

tapi kalau dari segi pengembangan hunian sementara dan dana tunggu hunian itu, sepertinya sudah cukup banyak. 781 unit hunian sementara udah siap dihuni, tapi masih 5.738 unit yang belum jadi, kayaknya harus di prioritaskan aja.
 
kembali
Top