Pernilai dari tren konsumsi vape yang semakin bertumbar-tambar di kalangan anak-anak muda nanti menjadi target utama sindikat pengedar narkotika. Penikmat vape yang mencari alternatif rokok konvensional ini, menurut Plt. Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Wibowo, dianggap sebagai "generasi bangsa kita" yang memiliki tren untuk mengonsumsi vape.
Sindikat pengedar ini mengeksploitasi pergeseran konsumsi vape dan mencampurkan narkotika sintetis dengan minyak nikotin dan cairan perasa. Hasil penyidikan menunjukkan bahwa jaringan ini menggunakan modus penyamaran berlapis, di mana bahan baku narkotika dikemas dalam merek dagang "Love Ind" yang tampak seperti produk legal.
Setiap cartridge liquid vape ini dijual dengan harga berkisar antara Rp2 juta hingga Rp5 juta dan dapat mengandung ribuan zat berbahaya. Pengiriman ganja sintetis yang telah gagalkan oleh BNN pada Agusuts 2025 lalu, menunjukkan bahwa sindikat pengedar ini terus mencari cara baru untuk mengirimkan narkotika ke luar negeri.
Dengan demikian, Budi mengimbau kepada semua lapisan masyarakat untuk waspadai modus-modus peredaran dan penyalahgunaan narkotika di sekitarnya. Jika tidak, ribuan hingga puluhan ribu generasi muda dapat terkena paparan narkotika sintetis yang berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan jiwa.
Sindikat pengedar ini mengeksploitasi pergeseran konsumsi vape dan mencampurkan narkotika sintetis dengan minyak nikotin dan cairan perasa. Hasil penyidikan menunjukkan bahwa jaringan ini menggunakan modus penyamaran berlapis, di mana bahan baku narkotika dikemas dalam merek dagang "Love Ind" yang tampak seperti produk legal.
Setiap cartridge liquid vape ini dijual dengan harga berkisar antara Rp2 juta hingga Rp5 juta dan dapat mengandung ribuan zat berbahaya. Pengiriman ganja sintetis yang telah gagalkan oleh BNN pada Agusuts 2025 lalu, menunjukkan bahwa sindikat pengedar ini terus mencari cara baru untuk mengirimkan narkotika ke luar negeri.
Dengan demikian, Budi mengimbau kepada semua lapisan masyarakat untuk waspadai modus-modus peredaran dan penyalahgunaan narkotika di sekitarnya. Jika tidak, ribuan hingga puluhan ribu generasi muda dapat terkena paparan narkotika sintetis yang berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan jiwa.