Jumat pagi ini, sejumlah wilayah di Jawa Timur dan Jawa Tengah mengalami gempa bumi yang sangat kuat. Sumber gempa itu berpusat di kawasan lautan selatan Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Gempa tersebut memiliki magnitudo M6,2 dan memicu pergerakan naik (thrusting) dengan kedalaman dangkal.
Menurut Direktur BMKG, Daryono, gempa itu termasuk jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng. Sumbernya berupa pergerakan naik (thrust fault). Gempa tersebut terjadi pada koordinat 8,98° LS ; 111,18° BT dengan kedalaman 58 km di laut.
Tidak ada gempa susulan yang dilaporkan, namun Daryono mengimbau kepada masyarakat untuk tetap memantau perkembangan peristiwa alam tersebut melalui kanal informasi resmi BMKG. Gempa ini tidak berpotensi menjadi tsunami karena kekuatannya tidak mencapai magnitudo 7,0.
Gempa Pacitan pagi ini juga terasa di sejumlah wilayah lain di Pulau Jawa seperti Bantul, Sleman, Pacitan, Trenggalek, Wonogiri, Malang, Cirebon, Blitar, Surakarta, Karanganyar, Magelang, Jombang, Tulungagung, Ponorogo, Magetan, Nganjuk, Wonosobo, Banjarnegara, dan Tuban.
Menurut Direktur BMKG, Daryono, gempa itu termasuk jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng. Sumbernya berupa pergerakan naik (thrust fault). Gempa tersebut terjadi pada koordinat 8,98° LS ; 111,18° BT dengan kedalaman 58 km di laut.
Tidak ada gempa susulan yang dilaporkan, namun Daryono mengimbau kepada masyarakat untuk tetap memantau perkembangan peristiwa alam tersebut melalui kanal informasi resmi BMKG. Gempa ini tidak berpotensi menjadi tsunami karena kekuatannya tidak mencapai magnitudo 7,0.
Gempa Pacitan pagi ini juga terasa di sejumlah wilayah lain di Pulau Jawa seperti Bantul, Sleman, Pacitan, Trenggalek, Wonogiri, Malang, Cirebon, Blitar, Surakarta, Karanganyar, Magelang, Jombang, Tulungagung, Ponorogo, Magetan, Nganjuk, Wonosobo, Banjarnegara, dan Tuban.