Kabupaten Blora mengembangkan desa tematik untuk memenuhi kebutuhan bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG). Desa tersebut akan dikembangkan sebagai penyuplai bahan baku untuk program MBG.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa (PEID) Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Tabrani, mengatakan bahwa desa tematik ini dijalankan untuk menyesuaikan dengan potensi yang dimiliki oleh desa. Contohnya adalah Desa Ikan Nila, Desa Ayam Petelur, dan Desa Daging.
"Program unggulan Kabupaten Blora, salah satunya mengembangkan desa tematik padi organik," kata Tabrani dalam acara peringatan Hari Desa Tingkat Kabupaten Blora di Alun-alun Kabupaten Blora. "Kegiatan ini dalam rangka mendukung Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto, yaitu Membangun Dari Desa dan Dari Bawah untuk Pemerataan Ekonomi dan Pemberantasan Kemiskinan."
Acara tersebut juga dihadiri oleh Bupati Blora Arif Rohman, Kepala OPD, Para Camat, Kades, Lurah, Perangkat Desa, dan Masyarakat.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa (PEID) Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Tabrani, mengatakan bahwa desa tematik ini dijalankan untuk menyesuaikan dengan potensi yang dimiliki oleh desa. Contohnya adalah Desa Ikan Nila, Desa Ayam Petelur, dan Desa Daging.
"Program unggulan Kabupaten Blora, salah satunya mengembangkan desa tematik padi organik," kata Tabrani dalam acara peringatan Hari Desa Tingkat Kabupaten Blora di Alun-alun Kabupaten Blora. "Kegiatan ini dalam rangka mendukung Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto, yaitu Membangun Dari Desa dan Dari Bawah untuk Pemerataan Ekonomi dan Pemberantasan Kemiskinan."
Acara tersebut juga dihadiri oleh Bupati Blora Arif Rohman, Kepala OPD, Para Camat, Kades, Lurah, Perangkat Desa, dan Masyarakat.