Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto hari ini menyambut kedatangan rombongan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara. Mereka akan membantu pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang dalam gelombang kedua.
Bima meminta para praja untuk memfokuskan pemulihan pada kawasan permukiman warga Aceh Tamiang. Ini merupakan langkah berikutnya setelah penanganan area perkantoran pemerintah pada gelombang sebelumnya. Bima menjelaskan bahwa target operasi dari kalian berbeda, yaitu pemulihan permukiman-pemukiman.
Bima juga menegaskan bahwa praja akan lebih intensif berinteraksi dengan masyarakat di lapangan dan harus mempertimbangkan kesehatan fisik dan mental mereka sendiri serta menjaga nama baik institusi. Ia mengingatkan praja untuk selalu menjaga kehadiran negara melalui kegiatan mereka di lokasi bencana.
Dengan demikian, Bima menekankan pentingnya solidaritas, kepemimpinan, dan inisiatif para praja dalam membantu masyarakat Aceh Tamiang. Mereka harus berani menghadapi tantangan dan menjaga integritas kemendagri dan IPDN selama melakukan tugas mereka di lokasi bencana.
Bima meminta para praja untuk memfokuskan pemulihan pada kawasan permukiman warga Aceh Tamiang. Ini merupakan langkah berikutnya setelah penanganan area perkantoran pemerintah pada gelombang sebelumnya. Bima menjelaskan bahwa target operasi dari kalian berbeda, yaitu pemulihan permukiman-pemukiman.
Bima juga menegaskan bahwa praja akan lebih intensif berinteraksi dengan masyarakat di lapangan dan harus mempertimbangkan kesehatan fisik dan mental mereka sendiri serta menjaga nama baik institusi. Ia mengingatkan praja untuk selalu menjaga kehadiran negara melalui kegiatan mereka di lokasi bencana.
Dengan demikian, Bima menekankan pentingnya solidaritas, kepemimpinan, dan inisiatif para praja dalam membantu masyarakat Aceh Tamiang. Mereka harus berani menghadapi tantangan dan menjaga integritas kemendagri dan IPDN selama melakukan tugas mereka di lokasi bencana.