Kepada umat Indonesia yang beruntung,
Ada seekor bocah SD yang luar biasa. Mungkin ada di seluruh kota, tetapi yang terlihat di stasiun Tanah Abang adalah anak SD laki-laki ini yang sudah berangkat ke sekolah sendirian sejak subuh hari. Pagi-paginya yang penuh warna, dengan seragam merah putih lengkap dan tas punggung besar, ia hanya menunggu kereta Cikarang menuju Klender Jakarta Timur.
Mereka kira dia belum bersekolah? Tidak apa-apa, anak ini sudah biasa-biasa saja di stasiun Tanah Abang. Terlihat merapikan tali sepatunya dan menggendong tas punggung besar, seperti orang dewasa.
Saya tidak bisa menyangkal perasaan yang muncul saat menonton video tersebut. Betapa bangga kami sebagai warga Indonesia melihat anak-anak kita yang masih kecil ini berusaha dengan segala kemampuan untuk mencapai tujuan hidup mereka.
Dalam komentar, ada salah satu netizen mengaku sebagai guru dari bocah itu, bernama Hafithar. Ia juga bercerita tentang perjalanan anak muridnya yang luar biasa dari klender hingga tangerang, keadaan yang tidak menyenangkan tetapi anak itu masih terlihat berani untuk melanjutkan jalan hidup mereka.
Bocah SD Hafithar ini menunjukkan betapa seriusnya anak-anak kita sebagai pemimpin masa depan Indonesia.
Ada seekor bocah SD yang luar biasa. Mungkin ada di seluruh kota, tetapi yang terlihat di stasiun Tanah Abang adalah anak SD laki-laki ini yang sudah berangkat ke sekolah sendirian sejak subuh hari. Pagi-paginya yang penuh warna, dengan seragam merah putih lengkap dan tas punggung besar, ia hanya menunggu kereta Cikarang menuju Klender Jakarta Timur.
Mereka kira dia belum bersekolah? Tidak apa-apa, anak ini sudah biasa-biasa saja di stasiun Tanah Abang. Terlihat merapikan tali sepatunya dan menggendong tas punggung besar, seperti orang dewasa.
Saya tidak bisa menyangkal perasaan yang muncul saat menonton video tersebut. Betapa bangga kami sebagai warga Indonesia melihat anak-anak kita yang masih kecil ini berusaha dengan segala kemampuan untuk mencapai tujuan hidup mereka.
Dalam komentar, ada salah satu netizen mengaku sebagai guru dari bocah itu, bernama Hafithar. Ia juga bercerita tentang perjalanan anak muridnya yang luar biasa dari klender hingga tangerang, keadaan yang tidak menyenangkan tetapi anak itu masih terlihat berani untuk melanjutkan jalan hidup mereka.
Bocah SD Hafithar ini menunjukkan betapa seriusnya anak-anak kita sebagai pemimpin masa depan Indonesia.