Wah, biaya transaksi gampang banget, nggak peduli gini kisarannya Rp 25 triliun? Maksudnya itu gini, semakin banyak kita gunakan teknologi pembayaran digital, semakin besar biayanya? Aku pikir itu lelucon, tapi justru serius banget. Jadi, itu berarti siapa pun yang menerima transaksi melalui BI-FAST harus bersiap untuk menghadapi biaya yang cukup tinggi. Aku rasa aku juga akan capek jika harus membayar biaya itu setiap kali aku melakukan transaksi online. Seringkali gini biaya tidak terpikir, aja kita butuhnya teknologi yang bisa membuat hidup kita lebih mudah, tapi siapa sangka keuntungan itu diimbangi dengan biayanya? Aku ingin lihat apa yang akan dilakukan BI untuk mengurangi biaya itu. Mungkin ada solusi lain yang belum kita pikirkan?