BGN Siap Bangun 38 Kantor Regional, Membangun Jaringan Gizi Nasional
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengumumkan rencana memperluas jangkauan lembaganya ke seluruh penjuru tanah air. Pada tahun 2026, BGN bertujuan untuk menetapkan kantor perwakilan atau kantor regional di setiap provinsi di Indonesia.
Hal ini dilakukan agar program makan bergizi berjalan efektif dan memastikan bahwa konsentrasi gizi nasional meningkat. Dadan menyatakan bahwa kehadiran kantor regional sangat penting untuk manajemen operasional di daerah, sehingga program makan bergizi dapat di Implementasikan dengan baik.
Tahun ini, BGN menetapkan target membangun kantor regional setara Eselon II di setiap provinsi di 38 provinsi. Selain itu, BGN juga akan memperkuat struktur hingga tingkat kabupaten/kota melalui Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG).
Namun, Dadan menyatakan bahwa pendirian kantor di tingkat kabupaten hanya akan dilakukan secara selektif berdasarkan volume aktivitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut. Jumlah kantor pelayanan di tingkat kabupaten yang akan beroperasi mencapai ratusan unit.
Dalam kesempatan yang sama, Dadan juga mengungkapkan betapa pesatnya pertumbuhan organisasinya. Ia bekerja praktis tanpa staf pada masa-masa awal pembentukan BGN ini. Sekarang, BGN memiliki ratusan staf di pusat dan tengah menata sumber daya manusia (SDM) untuk mengisi pos-pos di daerah.
Dengan demikian, BGN siap bangun 38 kantor regional dan meningkatkan jaringan gizi nasional di Indonesia.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengumumkan rencana memperluas jangkauan lembaganya ke seluruh penjuru tanah air. Pada tahun 2026, BGN bertujuan untuk menetapkan kantor perwakilan atau kantor regional di setiap provinsi di Indonesia.
Hal ini dilakukan agar program makan bergizi berjalan efektif dan memastikan bahwa konsentrasi gizi nasional meningkat. Dadan menyatakan bahwa kehadiran kantor regional sangat penting untuk manajemen operasional di daerah, sehingga program makan bergizi dapat di Implementasikan dengan baik.
Tahun ini, BGN menetapkan target membangun kantor regional setara Eselon II di setiap provinsi di 38 provinsi. Selain itu, BGN juga akan memperkuat struktur hingga tingkat kabupaten/kota melalui Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG).
Namun, Dadan menyatakan bahwa pendirian kantor di tingkat kabupaten hanya akan dilakukan secara selektif berdasarkan volume aktivitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut. Jumlah kantor pelayanan di tingkat kabupaten yang akan beroperasi mencapai ratusan unit.
Dalam kesempatan yang sama, Dadan juga mengungkapkan betapa pesatnya pertumbuhan organisasinya. Ia bekerja praktis tanpa staf pada masa-masa awal pembentukan BGN ini. Sekarang, BGN memiliki ratusan staf di pusat dan tengah menata sumber daya manusia (SDM) untuk mengisi pos-pos di daerah.
Dengan demikian, BGN siap bangun 38 kantor regional dan meningkatkan jaringan gizi nasional di Indonesia.