Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia masih banyak yang gagal, kan? Jadi, kalau pemerintah mau mengecilkan jumlah penerima program tersebut, itu apa artinya? Saya pikir itu bagus, karena jika program ini terlalu luas, nanti tidak akan efektif dan juga tidak efisien. Lalu, jika efektivitasnya kurang, maka dampak produktivitas dari program tersebut pun akan terganggu.
Perlu diingat bahwa MBG bukan hanya memberikan makanan gratis kepada orang miskin, tapi juga memiliki tujuan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing mereka. Jadi, jika pemerintah bisa mengecilkan jumlah penerima program ini, maka nanti dampak produktifitas dari program tersebut akan lebih baik, kan? Misalnya, kalau orang miskin yang mendapatkan MBG itu kemudian bisa berpartisipasi di pasar dengan lebih efektif dan menghasilkan pendapatan yang lebih banyak, itu sudah sangat baik!
Jadi, saya setuju bahwa pengecilan jumlah penerima program MBG ini perlu dilakukan. Karena, kalau tidak, maka efektivitas dari program tersebut akan terus mengalami kesulitan dalam mencapai tujuannya.