KPK Mengamankan Barang Bukti uang Tunai Miliaran dan Emas 3 Kg di Bea Cukai!
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melawan operasi Tangkap Tangan (OTT) di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, hasilnya sangat menggembirakan. KPK berhasil mengamankan barang bukti uang tunai senilai miliaran rupiah dan logam mulia 3 kilogram emas.
Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK, menjelaskan bahwa ada beberapa barang bukti yang diamankan, termasuk uang tunai baik dalam mata uang nasional maupun asing. Kemudian, ada logam mulia sekitar 3 kilogram emas.
"Untuk barang bukti ada uang tunai, baik rupiah maupun mata uang asing, dan juga logam mulia. Untuk uang senilai miliaran rupiah. Kemudian, logam mulia itu ada mungkin sekitar 3 kilogram emas," kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
KPK melakukan OTT ini terkait dengan beberapa barang impor yang masuk ke Indonesia. Namun, detailnya masih belum diberitahukan oleh Budi Prasetyo.
"Ya terkait dengan beberapa barang yang masuk ke Indonesia begitu ya. Nanti detailnya barang itu apa saja nanti kami akan update," ujarnya.
KPK melakukan OTT kedua di hari ini setelah menangkap tangan pimpinan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melawan operasi Tangkap Tangan (OTT) di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, hasilnya sangat menggembirakan. KPK berhasil mengamankan barang bukti uang tunai senilai miliaran rupiah dan logam mulia 3 kilogram emas.
Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK, menjelaskan bahwa ada beberapa barang bukti yang diamankan, termasuk uang tunai baik dalam mata uang nasional maupun asing. Kemudian, ada logam mulia sekitar 3 kilogram emas.
"Untuk barang bukti ada uang tunai, baik rupiah maupun mata uang asing, dan juga logam mulia. Untuk uang senilai miliaran rupiah. Kemudian, logam mulia itu ada mungkin sekitar 3 kilogram emas," kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
KPK melakukan OTT ini terkait dengan beberapa barang impor yang masuk ke Indonesia. Namun, detailnya masih belum diberitahukan oleh Budi Prasetyo.
"Ya terkait dengan beberapa barang yang masuk ke Indonesia begitu ya. Nanti detailnya barang itu apa saja nanti kami akan update," ujarnya.
KPK melakukan OTT kedua di hari ini setelah menangkap tangan pimpinan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.